Senin, 18 Oktober 2021 | 05:05
NEWS

Pertandingan Tinju PON Papua Rusuh karena Tak Terima Lawan Menang, Ini Kronologinya

Pertandingan Tinju PON Papua Rusuh karena Tak Terima Lawan Menang, Ini Kronologinya
Kerusuhan di arena tinju PON Papua (Dok Istimewa)

ASKARA - Kerusuhan terjadi dalam pertandingan tinju di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, di GOR Cendrawasih, Jayapura, Jumat kemarin (8/10). 

Disebutkan, kerusuhan terjadi usai laga kelas 56 Kg antara petinju asal DKI Jakarta Jill Mandagie melawan petinju asal NTT Luki Mira Agusto Hari. Berdasarkan informasi, kerusuhan berawal dari sikap Jill Mandagie yang tidak terima keputusan wasit yang memenangkan lawannya.

Jill merasa, selama bertarung di atas ring, dirinya mendominasi pertandingan, namun wasit justru memenangkan Luki Mira.

Jill, yang juga merupakan anggota TNI AU, memprotes keputusan wasit dengan cara membanding pintu dan memukul spanduk pembatas. Tindakannya itu membuat para relawan dan panitia PON marah dan meninjunya.

Tak takut menghadapi banyak orang, Jill sempat melawan, sebelum akhirnya dikeroyok ramai-ramai. Video saat Jill dikeroyok beredar luas di media sosial. 

Jill yang saat itu mengenakan kostum biru, diamankan oleh sejumlah petugas. Namun, para panitia yang marah tetap mengejar Jill meski petugas keamanan sudah mencoba membendung.

Setelah sempat dipukuli, Jill dan tim ofisial kepelatihannya kemudian diamankan ke markas Polda Papua.

"Petinju kami mestinya menang. Penonton juga tahu. Wajar Jill kecewa dan marah, tapi malah dipukul,” kata David Kasidi, pelatih tim tinju DKI Jakarta. 

David menyesalkan keputusan tim juri yang justru memenangkan petinju NTT.

"Tiga tahun kami mempersiapkan diri, hasilnya malah begini. Siapa yang tidak kecewa," kata David.

Komentar