Senin, 18 Oktober 2021 | 05:51
NEWS

Puluhan Personel Cari Pendaki Hilang di Gunung Nokilalaki Temukan Korban di Bantaran Sungai

Puluhan Personel Cari Pendaki Hilang di Gunung Nokilalaki Temukan Korban di Bantaran Sungai
Gunung Nokilalaki (Dok menlhk.go.id)

ASKARA - Tim SAR gabungan menemukan seorang pendaki yang hilang di Gunung Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah, setelah hilang selama 4 hari.  

"Korban ditemukan di bantaran Sungai Rawa, Desa Sopu, Kecamatan Nokilalaki, dalam keadaan selamat," ujar Kepala Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan/Basarnas Palu, Andrias Hendrik Johanes, Kamis (26/8). 

Tim SAR gabungan memulai pencarian sekitar pukul 06.30 WITA pada area sekitar hutan di kaki Gunung Nokilalaki serta menuju bantaran sungai berkat laporan warga setempat dan membuahkan hasil.

Kemudian, sekitar pukul 07.30 WITA proses evakuasi terhadap korban atas nama Rizky, berjenis kelamin laki-laki dan berusia 21 tahun berlangsung pada titik koordinat 1°13'13.75"S 120° 6'25.27"T, yang berjarak kurang lebih 5 kilometer dari posko SAR.

"Pada Pukul 10.18 WITA, tim SAR berhasil mengevakuasi korban ke posko SAR Desa Sopu. Selanjutnya korban dilarikan ke puskesmas setempat untuk mendapat perawatan medis," kata Andrias.

Saat ditemukan korban dalam kondisi lemas, karena sudah empat hari bertahan hidup di hutan dengan posisi logistik yang minim. Korban kemudian dievakuasi dengan cara digotong menuju perkampungan.

Pada operasi pencarian orang hilang, tim SAR gabungan berjumlah sekitar 92 orang, terdiri atas Basarnas Palu, Polri, masing-masing lima personel, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sigi, Aksi Cepat Tanggap (ACT), masing-masing delapan personel.
 
Kemudian, ada juga perwakilan anggota Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) satu orang dan 10 orang masyarakat serta unsur gabungan sejumlah kelompok pencinta alam (KPA) 50 orang.

"Tim sudah bekerja efektif sejak pencarian hari pertama, dan hasilnya sangat baik," imbuh Andrias. 

Atas penemuan korban, operasi SAR dinyatakan selesai pada Pukul 13.00 WITA dan unsur-unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

"Tentu kami berucap syukur dan berterima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat atas kegigihan menjalankan misi kemanusiaan ini. Semoga kita semua dalam lindungan Tuhan yang Maha Esa," pungkasnya.

Komentar