Kamis, 04 Juni 2026 | 10:38
NEWS

Vaksinasi Covid-19 untuk Ibu Hamil di Kota Blitar Dinilai Kurang Maksimal

Vaksinasi Covid-19 untuk Ibu Hamil di Kota Blitar Dinilai Kurang Maksimal
Vaksinasi ibu hamil (Dok Kemenkes)

ASKARA - Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Blitar, Guntur Pamungkas menilai, program vaksinasi Covid-19 untuk ibu hamil di Kota Blitar sedikit lambat. 

Dikatakan Guntur, Kementerian Kesehatan sudah mengeluarkan ketentuan memperbolehkan program vaksinasi Covid-19 untuk ibu hamil sejak 2 Agustus 2021. Tetapi, dia melihat penerapan program vaksinasi untuk ibu hamil di Kota Blitar masih kurang maksimal.

Lantaran itu, Komisi I DPRD Kota Blitar meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar mempercepat program vaksinasi Covid-19 untuk ibu hamil dan meningkatkan pelayanan di masing-masing UPTD Puskesmas di Kota Blitar.

Guntur menganggap, pelayanan di UPTD Puskesmas lambat dan kurang jelas. Hal itu dikatakannya saat melayani pertanyaan masyarakat secara online melalui pesan WhatsApp.

"Sistem pelayanan online di UPTD Puskesmas harus lebih ditingkatkan lagi," tegasnya, Rabu (18/8).

Sementara menurut pihak Dinkes, program vaksin untuk ibu hamil belum bisa maksimal karena suplai vaksin untuk ibu hamil dari provinsi belum datang

Guntur meminta Dinkes berkoordinasi dengan Dinkes Provinsi terkait pasokan vaksin untuk ibu hamil di Kota Blitar.

"Dinkes jangan menunggu, tapi harus jemput bola berkoordinasi dengan provinsi. Karena ini untuk kesehatan masyarakat Kota Blitar," ujar politikus PPP itu.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Blitar, Didik Jumianto menyampaikan program vaksinasi Covid-19 untuk ibu hamil sudah berjalan dan para ibu hamil mendapat suntikan vaksin jenis Sinovac.

"Vaksinasi untuk ibu hamil sudah berjalan. Tidak hanya ibu hamil saja, tapi campur dengan remaja usia di atas 12 tahun. Jenis vaksinnya Sinovac," terangnya.  

 

Komentar