Rabu, 29 September 2021 | 00:43
COMMUNITY

PasarTasik Cideng Gelar Program Ayo Vaksin Berkolaborasi Polsek Gambir

PasarTasik Cideng Gelar Program Ayo Vaksin Berkolaborasi Polsek Gambir
Program Ayo Vaksin

ASKARA - Segenap pengelola Pasar Tasik Cideng yang berada dibawah naungan Koperasi Surya Alga Amanah (SAA) menekankan semua yang terlibat dalam berjalannya Pasar Tasik untuk wajib Vaksin. 

Tidak tanggung-tanggung, keseriusan tersebut ditunjukkan dalam satu program Ayo Vaksin yang berkolaborasi dengan Polsek Gambir. Dimana seluruh pengelola akan diarahkan untuk mengikuti vaksinasi di Polsek Gambir. 

Selain penekanam terhadap vaksinasi, Ketua SAA, H. Heru Nuryaman mengatakan bahwa pihaknya juga tidak henti-henti mengingatkan terkait pentingnya mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes). 

"Kami inginkan semua Anggota SAA dalam tugas Tata Kelola pasar Tasik harus divaksin dan menjadi kewajiban demi menjaga kesehatan bersama," kata Heru saat memantau jalannya vaksinasi di Polsek Gambir, Jumat (23/7/21). 

Heru juga menyampaikan bahwa vaksinasi juga bukan hanya menciptakan imun untuk diri sendiri, tapi juga untuk menyelamatkan orang lain. 

"Agar mengurangi resiko tertular dan menularkan, terlebih kondisi saat ini ditengah wabah varian baru," ujarnya. 

Terkait kegiatan Ayo Vaksin tersebut, Heru sangat mengapresiasi Kapolsek Gambir bersama jajaran atas kerjasama dalam menjalankan program tersebut. 

Sementara H. Wahyudi salah satu koordinator UMKM Pasar Tasik Cideng menjelaskan bahwa untuk saat ini total anggota SAA yang mengikuti vaksinasi sebanyak 23 orang. 

"Anggota SAA ikuti vaksin sebanyak 23 orang pada tahap I yang berlangsung hari ini dan untuk vaksin tahap II pada hari senen mendatang untuk 20 orang kedepan," paparnya. 

Ini untuk membuktikan bahwa mari sadar vaksin dalam mendukung pemerintah kota Jakarta Pusat dalam target vaksin Nasional, sehingga kegiatan usaha kecil menengah bagi warga bisa dimulai lagi seiring angka pandemi dan kematian covid-19 yang kelak semakin bisa ditekan atas kesadaran semua pihak dengan prokes ketat," tutup Yudi.

Komentar