Senin, 15 Juni 2026 | 20:26
NEWS

Vaksinasi Mandiri Berbayar Dimulai Besok, Kemenkes Sebut Tidak Cari Untung

Vaksinasi Mandiri Berbayar Dimulai Besok, Kemenkes Sebut Tidak Cari Untung
Ilustrasi vaksin corona (REUTERS-Dado Ruvic)

ASKARA - Masyarakat yang ingin melakukan vaksinasi secara mandiri sudah bisa membelinya di klinik milik Kimia Farma, mulai Senin besok (12/7). 

Tahap awal, vaksin bisa dibeli di sejumlah gerai dengan harga pembelian Rp321.600 per dosis dan tarif maksimal pelayanan Rp117.910. Produk vaksin yang dijual adalah Sinopharm.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi mengatakan, program vaksinasi gotong royong untuk individu ini dibuka demi memperluas cakupan vaksinasi. Sasaran utamanya adalah warga negara asing (WNA) di Indonesia.

"Untuk memperluas vaksinasi, terutama untuk WNA ya. Tapi warga Indonesia juga boleh membeli," ujar Nadia, Minggu (11/7).

Nadia menekankan kebijakan ini bukan bertujuan untuk mencari untung. Dibukanya akses untuk vaksinasi secara individu adalah ikhtiar pemerintah untuk memperluas cakupan vaksinasi.

Menurut dia, pemerintah saat ini memang sedang mengejar target vaksinasi Covid-19 sampai 2 juta dosis per hari demi kekebalan kelompok segera tercapai.

"Tidak (cari untung). Itu kan Kimia Farma ya, mereka yang beli (lewat vaksinasi gotong royong)," kata Nadia.

Komentar