Kamis, 23 Juli 2026 | 02:55
OPINI

Kiat Agar Suasana Ramadhan Tetap Hangat

Kiat Agar Suasana Ramadhan Tetap Hangat
Direktur RIC,Ilham Efendi

Bagaimana kiat memelihara dan menjaga spirit Ramadhan dan Idul Fitri? Ada beberapa kiat yang bisa dilakukan dalam menjaga kelanggengan spirit Ramadhan dan Idul Fitri.

Pertama: menjaga dan meningkatkan kuantitas dan kualitas taqarrub kepada Allah SWT, menjauhi perkara-perkara syubhat dan memperbanyak amalan-amalan kebajikan lainnya. Dengan cara seperti ini, seorang Muslim diharapkan mampu menjaga keimanan dan ketakwaannya di tengah derasnya arus kekufuran dan kemaksiatan.

Hanya saja, penjagaan terhadap spirit Ramadhan dan Idul Fitri akan lebih sempurna jika masyarakat dan negara juga melakukan penjagaan yang serupa. Sayangnya, keadaan masyarakat dan negara tempat kaum Muslim berada telah dikuasai sepenuhnya oleh aturan dan sistem kufur.

Akibatnya, baik masyarakat maupun negara tidak bisa diharapkan untuk memperkokoh ketakwaan individu. Sebaliknya, masyarakat dan negara menjadi sumber penggerusan iman dan takwa seorang Muslim. Dalam kondisi seperti ini, seorang Muslim dituntut untuk mempertebal keimanan dan ketakwaannya agar ia mampu bertahan dari pengaruh masyarakat dan negaranya.

Kedua: melibatkan diri atau turut serta berkecimpung dalam organisasi dakwah Islam yang benar-benar mukhlish. Alasannya, sekuat apapun individu dalam menjaga keimanan dan ketakwaannya, tentu tidak akan sekuat jika ia berada dalam kelompok orang-orang yang bertakwa.

Dengan adanya orang-orang bertakwa di dekatnya, niscaya ia akan selalu mendapatkan nasihat dan dukungan tatkala jiwanya mulai lemah menghadapi serangan masyarakat dan negaranya. Tidak hanya itu, dengan berada di dalam organisasi Islam yang mukhlish, seorang Muslim memiliki kekuatan dan kesanggupan untuk mengubah keadaan masyarakat dan negaranya agar sesuai dengan apa yang ia cita-citakan.

Sebaliknya, seorang Muslim harus menjauhi sejauh-jauhnya kelompok, organisasi, partai maupun ormas yang tidak mukhlish dan bersendikan pemikiran sekular. Ia juga harus menjauhi sejauh-jauhnya kelompok-kelompok yang berusaha membuat friksi dan intrik di tubuh umat Islam. Ia pun harus menghindari partai-partai oportunis, hipokrit serta menghambakan diri pada kepentingan kelompoknya.

Ilham Efendi, Direktur RIC

Komentar