Kamis, 04 Juni 2026 | 09:08
NEWS

Penanganan Terhadap Korban Bencana Butuh Serius dan Cepat

Penanganan Terhadap Korban Bencana Butuh Serius dan Cepat
Ilustrasi. (Dok. BNPB)

ASKARA - Kementerian Sosial memastikan kehadiran negara di tengah masyarakat merupakan tugas setiap anggota Kabinet Indonesia Maju, terlebih di saat bencana. 

Komitmen tersebut telah dibuktikan oleh Menteri Sosial Tri Rismaharini yang selalu hadir saat bencana melanda di Tanah Air untuk turun langsung ke lapangan tanpa memandang hari ataupun waktu. 

Mantan wali Kota Surabaya itu mengakui untuk terjun ke lokasi bencana membutuhkan stamina dan fisik yang prima, sehingga komando di lapangan tidak main-main. 

"Sebab, rakyat menjadi taruhan untuk memberikan perlindungan, rasa aman, serta kepastian," kata Risma dalam keterangan resmi Kemensos, Sabtu (10/4). 

Menurut Risma, dalam memberikan bantuan, pemerintah selalu memperhatikan situasi dan kearifan lokal warga setempat. Hal itu menjadikan berbagai paket bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan dari para korban bencana alam, mulai dari makanan hingga logistik. 

"Di lokasi bencana, Kemensos tidak bisa bekerja sendirian melainkan menjalin kerja sama dengan kementerian dan lembaga, pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota, serta pilar dan potensi kesejahteraan sosial," kata Risma.

Risma menyebutkan, sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi), Kemensos menangani usai masa tanggap daurat bencana dan tak sekedar memberikan bantuan sosial melainkan ada Layanan Dukungan Psikososial (LDP) dan trauma healing bagi korban bencana. 

Kepada seluruh jajaran di Kemensos, Risma memberikan sinyal tegas sejak 23 Desember 2020 usai dilantik langsung blusukan ke pemulung di kolong jembatan. Terlebih saat bencana, bukan marah-marah melainkan memotivasi agar Tagana gerak cepat mendirikan dapur umum supaya segera memenuhi konsumsi korban bencana yang secara psikologis sedang tidak stabil dan rapuh jiwanya. 

"Dari setiap bencana yang menjadi korban adalah para lanjut usia, balita, anak-anak, perempuan, ibu hamil serta penyandang disabilitas yang membutuhkan bantuan dengan cepat," beber Risma. 

Berdasarkan setiap kunjungan ke lokasi bencana, Risma selalu mengajak pihak terkait untuk bekerja all out, cepat. Selain itu mengutamakan pemenuhan kebutuhan makan korban bencana serta berkoordinasi dengan pemda setempat. 

Kemensos sudah bekerja all out, cepat, mengutamakan pemenuhan kebutuhan pengungsi serta berkoordinasi dengan pemda. Maka, patut disayangkan jika sikap tegas dan serius, Risma disalahpahami padahal sedang menjalankan tugas negara. 

"Bukan kontraproduktif dan membuat kegaduhan dengan hal-hal tidak prinsip dan fundamental. Kemensos ada di setiap bencana di ujung negeri, bukti negara hadir," tegasnya.

Komentar