Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37
NEWS

Tekan Laju Corona, 7.664 Posko Terbentuk di 15 Provinsi PPKM Mikro

Tekan Laju Corona, 7.664 Posko Terbentuk di 15 Provinsi PPKM Mikro
Wiku Adisasmito (Dok Satgas Covid-19)

ASKARA - Sebanyak 15 provinsi yang melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat tingkat desa dan kelurahan (PPKM Mikro) telah melaporkan pembentukan Pos Komando (Posko). 

Tercatat sudah terdapat 7.664 posko terbentuk, yang meliputi 193.550 RT, dan mencakup 12.619.259 kepala keluarga (KK) per 28 Maret 2021. 

Terbentuknya posko paling banyak berada di Jawa Tengah sebanyak 2.665 posko dengan total melebihi 4 juta KK tercakup pemantauan. Disusul Jawa Timur sebanyak 2.249 posko dengan lebih dari 3 juta KK dalam pemantauan. 

Selain itu, kemajuan pembentukan posko juga terlihat pada 5 provinsi yang baru melaksanakan PPKM Mikro, yaitu Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB). 

"Pencapaian ini tentunya patut kita apresiasi. Mengingat semakin banyaknya posko, maka semakin banyak masyarakat yang terjaga dan terlindungi," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito keterangannya, Jumat (2/4).

Dari data perkembangan pada provinsi-provinsi yang baru melaksanakan PPKM Mikro, kemajuan paling signifikan terlihat di NTB. dalam waktu 1 minggu, telah terbentuk 68 posko yang memantau lebih dari 100 ribu kepala keluarga. 

Selain NTB, beberapa provinsi lain juga telah menunjukkan kemajuan dalam pembentukan posko. Kondisi ini menunjukkan perkembangan baik dalam penanganan pandemi Covid-19 di berbagai daerah. 

Bagi daerah yang sudah memasuki minggu ke-8 PPKM Mikro, agar terus meningkatkan performa dan penanganan di wilayahnya masing-masing. 

Semua daerah diminta jangan lengah, karena perkembangan penanganan Covid-19 yang saat ini menunjukkan tren perbaikan.

"Bagi wilayah baru melaksanakan PPKM Mikro dalam 1 minggu terakhir, tetap semangat dan tingkatkan progres penanganan agar pengendalian Covid-19 dapat semakin baik ke depannya," pesan Wiku. 

Komentar