Sabtu, 13 Juli 2024 | 22:50
NEWS

TNI Bantu Penyelamatan Hingga Pemulangan 4 WNI Korban Penculikan Abu Sayyaf

TNI Bantu Penyelamatan Hingga Pemulangan 4 WNI Korban Penculikan Abu Sayyaf
WNI Korban Penculikan Abu Sayyaf. (Puspen TNI)

ASKARA - TNI membantu penyelamatan hingga pemulangan empat warga negara Indonesia korban penculikan oleh kelompok Abu Sayyaf Group (ASG).

Demikian disampaikan Atase Pertahanan Indonesia di Manila Kolonel Marinir Muhammad Reza Suud di KBRI Manila, Filipina, Senin (29/3).

Dikatakan olehnya bahwa usai penyelamatan tiga WNI korban penculikan Abu Sayyaf, Perwira Indonesian Liaison Officer (Pa ILO) yang bertugas sebagai Border Crossing Station Bongao Tawi-Tawi Mayor Laut (P) Bima Nendya Rahadyaning Pamungkas segera berkoordinasi dengan Police Inteligence Unit (PIU) Province Police Station Tawi-Tawi untuk penanganan lebih lanjut.

"Hasil pemeriksaan dan wawancara langsung Pa ILO dengan tiga WNI korban penculikan kelompok Abu Sayyaf dinyatakan dalam kondisi sehat," jelas Kolonel Marinir Muhammad Reza Suud.

Adapun, ketiga WNI tersebut adalah Arizal Kasta Miran (30), Arsad Bin Dahlan (41) dan Andi Riswanto (26) yang merupakan warga Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tengara.

Selanjutnya disampaikan, dalam selang waktu tiga hari kemudian ditemukan satu WNI atas nama Khairuldin Bin Yai Kii (15) yang juga merupakan korban penculikan Abu Sayyaf. Korban ditemukan oleh aparat keamanan Filipina/Armed Forces of The Philippines di Pulau Brgy Kalupag, Municipality Languyan, Provinsi Tawi-Tawi.

"Tentunya penyelamatan WNI tidak terlepas dari kerja sama intelijen oleh BAIS TNI dengan militer Filipina," kata 

Keempat WNI sudah berada di KBRI Manila sejak 23 Maret lalu diserahkan oleh Panglima Armed Forces of the Phillippines Letjen Cirilito Sobejana dengan didampingi The Phillippines National Police Letjen Guillermo Eleazar kepada Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Manila Widya Rahmanto sebagai wakil pemerintah Indonesia. 

Lebih lanjut diutarakan bahwa esok harinya Selasa (23/3) pukul 10.30 waktu setempat, empat WNI dengan didampingi oleh Atase Pertahanan RI dan Kepala Protokol dan Konsuler KBRI Isman Pasha diterbangkan ke Indonesia dengan menggunakan pesawat Jet Star.

"Pesawat akan transit di Singapura dan diperkirakan tiba di Indonesia pukul 22.00 WIB," pungkas Kolonel Marinir Muhammad Reza Suud. 

Komentar