Rabu, 17 Juni 2026 | 16:51
NEWS

Satu Tahun RSDC Wisma Atlet, Begini Pesan Doni Monardo

Satu Tahun RSDC Wisma Atlet, Begini Pesan Doni Monardo
Wisma Atlet (Askara/Istimewa)

ASKARA - Alih fungsi Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta Pusat menjadi Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) tepat sudah satu tahun, semenjak diresmikannya pada 23 Maret 2020. 

Semula Wisma Atlet dibangun untuk tempat menginap para 'tamu olahraga' pada perhelatan Asian Games 2018. Namun ketika Covid-19 masuk Indonesia, maka pemerintah menjadikan Wisma Atlet sebagai tempat perawatan dan isolasi Covid-19.

Kepala BNPB Doni Monardo mengapresiasi partisipasi dan dukungan penanganan Covid-19, dengan penyerahan piagam penghargaan secara simbolis kepada salah satu tenaga kesehatan.

"Memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada dokter, perawat, tenaga medis, dari seluruh penjuru Tanah Air atas perjuangan yang luar biasa," kata Doni dalam keteragannya, Rabu (24/3).

Doni Monardo selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 juga berpesan untuk selalu bersemangat dan pantang menyerah melawan pandemi saat ini.

"Semangat tidak pernah menyerah untuk selalu memberikan pelayanan terbaik kepada para masyarakat, harus ada di hati dan dada kita setiap warga bangsa Indonesia," ujar Doni.

Penerapan 3T (Testing, Tracing, Treatment), 3 M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga jarak), dan pelaksanaan program vaksinasi harus dijalankan secara disiplin dan konsisten mencegah penyebaran Covid-19.

Jumlah pasien rawat inap di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, menurun. Pasien rawat inap di tower 4, 5, 6 dan 7 itu berkurang 118 orang, dari semula 2.414 orang menjadi 2.296 pasien.

"Perkembangan jumlah pasien rawat inap di RSD Wisma Atlet pada 23 Maret 2021 hingga pukul 08.00 WIB, rawat inap berkurang 118 orang, semula 2.414 orang menjadi 2.296 orang," kata perwira penerangan Kogabwilhan-I, Kolonel Marinir Aris Mudian, dalam keterangannya, Selasa (23/3).

Dia menjelaskan, pasien yang menjalani rawat inap terdiri dari 1.151 pria dan 1.145 wanita. Seluruh 2.296 pasien itu dinyatakan positif Covid-19. "Pasien suspek nihil," jelasnya.

"Rekapitulasi pasien Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 23 Maret 2020 sampai dengan 23 Maret 2021, pasien terdaftar 75.445 orang. Pasien keluar 73.149 orang, dengan rincian pasien rujuk ke RS lain 741 orang, pasien pulang atau sembuh 72.321 orang, meninggal 87 orang," tambahnya. 

Komentar