Tokoh Ini Dukung Jabatan Presiden 3 Periode: Saya Proklamirkan Jokowi-Prabowo 2024
ASKARA - Wacana perpanjangan masa jabatan presiden selama 3 periode terus mengemuka.
Wacana tersebut mencuat usai politisi senior Amien Rais mengunggapkan adanya dugaan sinyal politik yang mengarah pada jabatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bisa menjabat tiga periode.
Terkait hal itu, Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari menyatakan dukungannya.
Dia mengaku mendukung penambahan masa jabatan Presiden menjadi tiga periode melalui amandemen Undang-Undang.
"Dengan ini saya katakan saya proklamirkan saya adalah eksponen tiga periode begitu. Ya, walaupun sudah ditolak ya nggak papa, namanya juga ide dan gagasan," kata Qodari dalam sebuah video, ditulis Jumat (19/3).
Qodari berharap di Pilpres 2024 Joko Widodo (Jokowi) kembali maju sebagai calon presiden. Dia berharap, Jokowi berpasangan dengan Prabowo Subianto sebagai Cawapres.
Menurut Qodari, penambahan masa jabatan Presiden menjadi tiga periode bukan hanya soal Jokowi saja.
“Jadi tepatnya sebetulnya bukan Jokowi tiga periode, tapi Jokowi-Prabowo 2024 itu tagline saya. Saya proklamirkan nih Jokowi-Prabowo 2024 begitu,” jelasnya.
Qodari pun menuturkan alasan mengapa dirinya memproklamirkan Jokowi-Prabowo. Menurutnya, hal itu bisa memudarkan polarisasi pasca Pilpres 2014, Pilkada 2017 dan Pilpres 2019.
"Nah, kenapa Jokowi-Prabowo 2024? Karena buat saya yang saya paling khwatirkan dan paling takutkan sekarang ini adalah fenomena polarisasi,” katanya.
“Polarisasi politik yang sangat keras, yang semakin hari semakin keras. Sebaimana kita alami dalam Pemilu 2014, Pilkada Jakarta 2017 dan Pemilu presiden 2019," pungkasnya.

Komentar