Rabu, 25 Mei 2022 | 06:59
NEWS

Cerita Anies Baswedan yang Tak Dikenali Warga Saat di Warung Kopi

Cerita Anies Baswedan yang Tak Dikenali Warga Saat di Warung Kopi
Anies Baswedan di warung kopi (Dok Facebook Anies Baswedan)

ASKARA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengunggah cerita di akun Facebook-nya, Minggu malam (14/3). 

Anies menuliskan kisah ketika dirinya sedang berada di warung kopi bersama anak sulungnya.

Dalam cerita Anies itu, ada seorang warga yang tidak mengenalinya. Warga menyebut Anies hanya mirip saja dengan Gubernur DKI Jakarta.

Hingga artikel ini ditulis, unggahan Anies telah disukai sebanyak 4,2 ribu netizen. Dikomentari 372 kali dan dibagikan ulang sebanyak 180 kali selama 16 menit diunggah

Simak kisah Anies Baswedan berikut ini yang dikutip Askara dari Akun Facebook-nya:

Sembari di warung kopi tadi siang, ada seorang pengunjung yg duduk di bangku belakang-samping menyapa dan lalu kita saling tanya jawab.

Beliau tanya, “Pak, Bapak wajahnya mirip Pak Anies ya”

“Mirip ya Pak?,” saya tanya balik. 

“Iya, mirip sekali, dan ini anak-anaknya Bapak ya?” Tanyanya.

“Iya Pak,” jawab saya.

Beliau kemudian ngobrol dengan Ismail, tanya kelas berapa, apakah Ismail suka bela diri dan dijawab, “iya suka, dulu ikut pencak silat”

Lalu saya ajak ngobrol beliau soal lain, soal kegiatannya sambil saya tanya, 
“Bapak tugas dimana dan habis kegiatan apa?” 

Beliau jawab, “saya tugas di bea cukai Pak; tapi ini abis ngelatih privat Karate” katanya. 

Rupanya beliau bukan hanya pelatih, tapi seorang Karateka yang sudah Sabuk Hitam Dan-4. 

Tapi beliau masih penasaran rupanya. Ia tanya lagi, “Kalau bapak kerja dimana?” dan saya jawab, “Saya kerja di Pemprov DKI” 

“Eselon berapa Pak?”

“Saya tidak pakai eselon Pak”

“Saya doakan dah Pak, biar cepet dapat eselon ya,” dan saya jawab, “Terima kasih Pak”. 

Penjual burjo ikut mendengrkan sambil senyum tapi tidak komentar apapun.

Sambil menatap kami semua, beliau masih saja berguman, “Tapi bener Pak, asli Pak.” Sambil geleng-gelang kepala, “Bapak ini mirip sekali sama Pak Anies”

Saya hanya manggut dan senyum. 

Ada pengunjung lain, di seberang meja beliau yang rupanya ikut mendengarkan, lalu nimbrung dan nyeletuk, “Pak, itu memang Pak Anies!”

“Astaghfirullah aladzim !!!!,” Hampir terlompat, goyah dari kursinya.

Komentar