Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:24
NEWS

Hidupkan Kembali Perfilman Tanah Air, Pemerintah Sediakan GeNose hingga Vaksinasi Sineas

Hidupkan Kembali Perfilman Tanah Air, Pemerintah Sediakan GeNose hingga Vaksinasi Sineas
Ilustrasi menonton bioskop (Kompasiana.com)

ASKARA - Pemerintah akan menyediakan sistem pemeriksaan Covid-19 melalui tiupan napas atau GeNose di gedung bioskop. Hal itu sebagai upaya menghidupkan kembali industri perfilman Tanah Air.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, teknis mengenai penyediaan GeNose akan dikoordinasikan dengan kementerian terkait.

"Untuk pengamanan bioskop nanti akan dipasang GeNose untuk gedung-gedung bioskop. Soal teknisnya masih akan dibicarakan dengan Pak Menparekraf (Sandiaga Uno)," kata Muhadjir melalui keterangannya, Rabu (10/3).

Dia memastikan, penerapan GeNose ini dilakukan demi menjamin keamanan dan memberi kenyamanan penikmat film. Sehingga tidak ragu pergi ke bioskop dan kembali menikmati film produksi sineas Tanah Air.

"Maksud kita agar masyarakat bisa segera percaya diri, aman untuk ke gedung bioskop. Sehingga industri perfilman juga para artis, awak perfilman bisa bekerja lebih aman, lebih nyaman, sehingga produksi kita bisa lebih lancar seperti sedia kala," kata dia.

Muhadjir juga telah melakukan kunjungan dan memantau langsung aktivitas pemberian vaksinasi Covid-19 untuk para lansia di wilayah DKI Jakarta.

Pemberian vaksin ini juga salah satunya dilakukan terhadap pelaku industri film Tanah Air yang sudah masuk kategori berusia lanjut.

Para pelaku industri perfilman itu di antaranya Anwar Fuady, Meriam Bellina, Christine Hakim, dan produser film Raam Punjabi.

Pelaksanaan vaksinasi itu dilakukan di Balai Besar Pelatihan Kesehatan Jakarta (BBPK), Kampus Hang Jebat, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta.

Muhadjir menuturkan, vaksinasi untuk aktor dan aktris kawakan tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah kembali menghidupkan industri perfilman nasional yang terhenti di masa pandemi Covid-19.

Tidak hanya untuk aktor dan aktris lansia, Muhadjir mengatakan, setelah ini pemerintah akan mengupayakan seluruh insan perfilman mendapatkan prioritas vaksin.

"Tentu saja tidak berhenti di sini karena setelah ini nanti akan kita upayakan mereka-mereka yang berusia lebih muda juga akan kita beri prioritas untuk masuk bersama tenaga-tenaga pelayan publik," jelasnya.

Muhadjir mengaku ingin masyarakat lebih percaya diri untuk kembali ke gedung-gedung bioskop setelah satu tahun kurang lebih pandemi Covid-19 terjadi di Indonesia 

"Dengan begitu kita harapkan produksi film dan juga bioskop bisa segera aktif kembali," tandasnya.

.

Komentar