Selasa, 09 Juni 2026 | 21:07
NEWS

SMA Pradita Dirgantara Selenggarakan Talk Show Sukses Seleksi dan Kuliah di PTN Bersama Para Rektor

SMA Pradita Dirgantara Selenggarakan Talk Show Sukses Seleksi dan Kuliah di PTN Bersama Para Rektor
(Humas SMA Pradita Dirgantara)

ASKARA - SMA Pradita Dirgantara mengadakan acara talk show bertemakan "Sukses Seleksi dan Kuliah di Perguruan Tinggi Negeri Bersama Para Rektor" pada Senin (8/3) melalui aplikasi Zoom. 

Acara ini diselenggarakan atas kerja sama dengan Universitas Sebelas Maret, di mana SMA Pradita Dirgantara merupakan labschool dari UNS. Event webinar bertujuan untuk memberikan gambaran bagaimana kehidupan perkuliahan di perguruan tinggi, lengkap dengan langkah-langkah sukses dalam menjalani seleksi masuk perguruan tinggi yang diimpikan para siswa SMA.

Talk show yang berlangsung selama kurang lebih dua jam ini menghadirkan lima narasumber dari universitas-universitas terbaik di Indonesia yaitu Rektor UNS Prof. Dr. Jamal Wiwoho, S.H., M.Hum, Rektor Unsoed yang diwakili oleh Dr. Wisnu Widjanarko, M.Si., MIPR (Staf Ahli Rektor Universitas Jenderal Soedirman), Rektor Undip yang diwakili oleh Dr. Ir. Setia Budi Sasongko, DEA (Ketua LP2MP) dan Dr. Bambang Cahyono, M.S. (Kepala Pusat Admisi dan Promosi LP2MP), Rektor Unair yang diwakili Prof. Dr. Bambang Sektiari Lukiswanto, drh., DEA selaku Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni serta Rektor UI diwakili oleh Dr. Gunawan, S.T, M.T, Kepala Kantor Penerimaan Mahasiswa Baru UI.

Ketua Umum Yayasan Ardya Garini Ibu Nanny Hadi Tjahjanto menyampaikan mengenai prestasi-prestasi yang telah diraih SMA Pradita Dirgantara. Dia berharap, untuk bisa berkolaborasi dalam tiket pengajaran bersama universitas baik di dalam maupun luar negeri dan mengusung program kampus merdeka dan merdeka belajar bersama civitas akademika kampus. 

"Kami membuka pintu pengembangan laboratorium untuk penelitian kedirgantaraan bersama para ahli dan dosen peneliti Indonesia," ungkap Ibu Nanny Hadi Tjahjanto.

Dia juga berharap dapat bekerja sama dan mendapatkan bimbingan dari civitas akademika kampus di Indonesia untuk menyiapkan dan memastikan putra-putri SMA Pradita Dirgantara mendapatkan layanan pendidikan yang terbaik. 

Direktur Pengembangan Sekolah Pradita Dirgantara Dwi A. Yuliantoro, Ph.D turut memaparkan mengenai SMA Pradita Dirgantara terkait visi misi, learners profile dan upaya pencapaian visi misi tersebut melalui desain kurikulum standar nasional pendidikan dan global competences serta prestasi dan pencapaian SMA Pradita Dirgantara.

Pembicaraan yang berlangsung secara virtual ini membahas paparan dari masing-masing universitas terkait kegiatan akademik dan non akademik, fasilitas yang ada di kampus, prestasi-prestasi yang telah diraih, jalur masuk universitas, tingkat keketatan masuk universitas dan prodi favorit dari masing-masing universitas. Pembahasan inti terkait bagaimana cara agar sukses dalam seleksi masuk PTN dan sukses menjalani kuliah di PTN juga dibahas tuntas.

Terdapat tiga jalur umum untuk masuk PTN yaitu melalui jalur SNMPTN, SBMPTN dan jalur mandiri. Jalur SNMPTN adalah seleksi melalui nilai rapor yang semua PTN akan menerapkan proses yang sama dikarenakan dikelola oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Untuk jalur SBMPTN dan jalur mandiri, para peserta harus melaksanakan tes seleksi UTBK. Tiga narasumber yaitu Dr. Gunawan, Dr.Wisnu dan Prof. Jamal Wiwoho membahas bagaimana cara untuk sukses seleksi masuk PTN.

Berdasar paparan mereka dapat disimpulkan bahwa untuk dapat sukses masuk PTN para pendaftar harus benar-benar bekerja keras mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik, mengenali potensi atau mengukur kemampuan yang ada di dalam diri, dan memenuhi ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan oleh masing-masing universitas, serta yang tak kalah penting ialah percaya pada kekuatan doa.

"Harus kerja keras, harus betul-betul mempersiapkan prodi apa yang diinginkan tetapi juga harus dilihat betul kemampuan diri, misalnya di prodi farmasi yang tingkat persaingannya begitu besar, mampu tidak ya untuk bersaing. Jadi, selain memilih prodi juga harus mengukur kemampuan peserta seperti apa dan pastinya harus berdoa dengan sungguh-sungguh," tutur Prof. Jamal Wiwoho memberikan contoh.

Pembahasan mengenai cara untuk dapat sukses saat menjalani kuliah di PTN dibahas Dr. Bambang Cahyono dari Undip. Menurutnya, pilihan pertama para pendaftar merupakan hal yang penting. 

"Pilihan pertama itu sesuatu hal yang penting, bukan karena Undip tidak ingin diduakan namun ujian mandiri pun nomor satu. Itu sangat penting karena kami biasanya memilih pilihan yang satu itu lebih mayoritas dahulu kemudian untuk pilihan keduanya," tuturnya.
 
Sedangkan Prof. Bambang Sektiari dari Unair memberikan tips bagaimana sukses seleksi PTN dan sukses menjalani kuliah di PTN merupakan dua hal yang saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan. 

"Calon mahasiswa itu harus fokus pada program studi yang akan dituju. Jika dia sudah memilih berarti dia sudah memiliki minat, memiliki keinginan yang kuat untuk masuk di prodi yang dia pilih, kalau tidak maka dia pasti akan gagal. Jika sesuai dengan keinginan tersebut, dia sudah berkomitmen dan nanti akan bekerja keras. Selain itu orang tua jangan memaksakan kehendak kepada anak," paparnya.

Di penghujung acara, ucapan terima kasih disampaikan oleh Ibu Inong Fadjar Prasetyo selaku Wakil Ketua Yayasan Ardhya Garini. Dia mengucapkan atas nama Ketua Umum Yasarini Ibu Nanny Hadi Tjahjanto rasa syukur karena acara talk show berjalan dengan lancar, tak lupa ia mengucapkan banyak terimakasih kepada para Narasumber yang telah berkenan hadir pada kesempatan kali ini.

Ibu Inong Fadjar Prasetyo berharap, berbekal pada informasi yang telah disampaikan oleh para narasumber di acara talk show kali ini siswa-siswi SMA Pradita Dirgantara dapat lolos seleksi masuk PTN sesuai dengan minat masing-masing tanpa mendapat hambatan apapun.

Komentar