Manuver PAN Munculkan Lima Nama Bacagub DKI, dari Eko Patrio hingga Pasha Ungu
ASKARA - Lima kader dari Partai Amanat Nasional (PAN) disebut-sebut sebagai bakal cagub DKI Jakarta dalam pilgub mendatang.
Nama-nama yang dimunculkan PAN ke publik tersebut tidak asing didengar. Seperti, Desy Ratnasari, Sigit Purnomo alias Pasha Ungu, dan Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio.
Kemudian, ada nama Wali Kota Bogor Bima Arya dan putri Ketua Umum PAN, Zita Anjani.
Namun, kemunculan lima kader PAN tersebut dinilai sebagai manuver yang terburu-buru.
Pengamat politik dari Budgeting Metropolitan Watch (BMW) Amir Hamzah mengatakan, seharusnya PAN memikirkan secara mendalam saat memunculkan nama bakal calon gubernur (cagub) DKI Jakarta.
Sebab, selain elektabilitas nama-nama tersebut belum jelas, jumlah kursi PAN di DPRD DKI yang hanya sembilan kursi juga tidak memungkinkan untuk mengusung pasangan cagub-wagub DKI yang seharusnya melampaui batas minimal 22 kursi.
"Saya kira PAN terlalu buru-buru, untuk posisi cagub PAN harusnya ukur kekuatan diri dulu. Di DKI Jakarta untuk mengusung cagub harus 22 kursi," katanya.
Sedangkan saat ini jumlah kursi PAN DPRD DKI cuma sembilan, di bawah PDIP (25 kursi), Gerindra (19 kursi), PKS (16 kursi), dan Demokrat (10 kursi).
Dengan demikian, PAN masih harus membangun koalisi dengan parpol lain untuk mengusung pasangan calon pada Pilkada DKI 2024 mendatang.
"Artinya PAN harus cari 12 kursi lagi," ucapnya.
Dari berita-berita sebelumnya, pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta masih tiga tahun lagi (pada 2024) jika merujuk pada Undang-undang (UU) Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota (Pilkada).
Kendati masih tiga tahun lagi, beberapa partai politik dikabarkan telah menyiapkan sejumlah kader sebagai bakal cagub DKI Jakarta.
Terkait Zita Anjani, Amir menyoroti alasan DPP PAN memilih Wakil Ketua DPRD DKI itu, yang menurutnya terbilang masih baru terjun di dunia politik, meskipun putri Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) tersebut saat ini menjabat pimpinan DPRD DKI Jakarta.
Karena itu, Amir menduga dimunculkannya nama Zita sebagai bakal cagub jagoan PAN ini adalah usaha untuk menyiapkannya demi mengantarkan ke Balai Kota DKI Jakarta. (ant/jpnn)

Komentar