Rabu, 17 Juni 2026 | 19:19
NEWS

Anak-anak Pengungsi Longsor Nganjuk Diberikan Hiburan

Anak-anak Pengungsi Longsor Nganjuk Diberikan Hiburan
Hibur anak-anak terdampak longsor Nganjuk (Dok BPBD Nganjuk)

ASKARA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk bersama Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dan relawan memberikan hiburan pada anak-anak pascalongsor di wilayah tersebut.

Hal itu dilakukan untuk mengurangi rasa jenuh dan stres selama di lokasi pengungsian SD Negeri 3 Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. 

Anak-anak yang berada di lokasi pengungsian SD Negeri 3 Ngetos, merasa senang dan terhibur saat diberikan edukasi dan permainan. 

“Anak-anak diajak bermain, belajar, menggambar dan bernyanyi," ujar Dwi dari Tagana sekaligus koordinator pengungsi di lokasi, Rabu kemarin (17/2).

Selama kegiatan berlangsung, para petugas dan anak-anak diwajibkan menggunakan masker sesuai protokol Kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19. 

Berdasarkan catatannya kebutuhan pokok pengungsi sudah tercukupi dengan baik. Kebutuhan yang mendesak lainnya adalah kebutuhan anak- anak seperti popok bayi, susu dan biskuit karena anak-anak lumayan banyak di pengungsian.

Sebelumnya, pada Selasa (16/02) BNPB telah memberikan bantuan yang diserahkan langsung secara simbolis oleh Menteri PMK Muhadjir Effendy kepada pemerintah kabupaten Nganjuk berupa masker 1.000 picis, masker anak-anak 1.000 picis, rapid test antigen 200 test, sarung 200 picis, dan matras 100 picis.

Kejadian bencana longsor dipicu hujan dengan intensitas sedang sampai tinggi pada Ahad (14/2) yang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB sampai 19.00 WIB. 

Hujan deras itu mengakibatkan tebing longsor di Dusun Selopuro, Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Nganjuk, pada pukul 18.00 WIB.

Hingga Rabu (17/2) Rekap total korban tertimbun longsor 21 Orang, 6 orang masih dalam pencarian, 13 orang telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, 2 orang ditemukan dalam kondisi luka-luka, 18 orang luka saat menyelamatkan diri dari longsor (dirawat di puskesmas). 54 KK/186 jiwa terdampak dan 139 jiwa mengungsi di depan SDN 3 Ngetos.

Komentar