Rabu, 17 Juni 2026 | 23:16
NEWS

Imlek di Tengah Pandemi, Masyarakat Diminta Tetap Patuh Prokes

Imlek di Tengah Pandemi, Masyarakat Diminta Tetap Patuh Prokes
Masyarakat berburu pernak pernik Imlek di pasar Glodok, Jakarta Barat (Dok Askara-Dhika)

ASKARA - Pihak kepolisian mengimbau seluruh masyarakat yang merayakan Tahun Baru Imlek 2021 untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. 

Mengingat, situasi pandemi Covid-19 belum menunjukan tanda-tanda akan berakhir.

"Tentunya ini mudah-mudaban dan harus dipatuhi masyarakat karena situasi kekinian Pandemi Covid-19," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono, Jakarta, Jumat (12/2).

Terlebih Kementerian Agama telah memberikan imbauan kepada seluruh Umat Tionghoa agar merayakan Imlek secara daring atau virtual. Hal itu guna mencegah penyebaran virus Corona.

Selama perayaan tahun baru Imlek, Polri akan mengerahkan jajarannya untuk melakukan penjagaan dan pengamanan di tempat ibadah yang merayakan Imlek. 

"Dari Polri untuk kegiatan-kegiatan pengamanan khususnya Imlek," tutur Rusdi.

Pengamanan diserahkan kepada para Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) baik di Polda, Polres dan Polsek untuk melakukan penjagaan di titik-titik sentral.

"Tentunya perencanaan itu disesuaikan dengan kerawanan yang muncul pada kegiatan Imlek di wilayah. Artinya satuan kewilayahan dan Polri di dalamnya telah siap untuk mengamankan kegiatan Imlek tersebut," tandas Rusdi.

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengimbau, umat Konghucu merayakan Tahun Baru Imlek 2572 secara sederhana dan virtual di tengah suasana pandemi Covid-19.

“Saya sudah berkomunikasi dengan tokoh-tokoh agama Konghucu dan tokoh-tokoh Tionghoa, tentu saja terkait dengan pelaksanaan Imlek tahun ini agar dilaksanakan secara sederhana, dilaksanakan melalui virtual, dan saya kira itu juga tidak akan mengurangi makna dari perayaan Imlek ini,” pesan Gus Yaqut disapanya di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Kamis (4/2).

Gus Yaqut menyatakan, nuansa perayaan Tahun Baru Imlek yang jatuh pada 12 Februari 2021 berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya,  karena berlangsung di tengah pandemi yang melanda dunia.

“Tentu, karena situasinya sekarang berbeda. Indonesia dan dunia sedang mengalami pandemi Covid-19, saya kira umat konghucu juga harus mawas diri bahwa perayaan Imlek itu bisa dirayakan dengan cara yang sederhana,” imbuhnya.

 

Komentar