Exit Briefing Purnabakti Kepala Basarnas
ASKARA - Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Bagus Puruhito menggelar exit briefing dengan seluruh pegawai di lingkungan Basarnas menutup masa jabatannya.
Orang nomor satu di Korps Baju Oranye itu telah memasuki masa purnabakti. Dia digantikan oleh Marsekal Muda TNI Henri Alfiandi yang sebelumnya menjabat Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Udara (Asops KSAU).
Exit briefing berlangsung di Ruang Serbaguna Lantai 15 Gedung Basarnas, Jakarta. Dihadiri para pimpinan tinggi madya, pratama, kepala Kantor SAR, dan administrator.
"Exit briefing ini sebagai bentuk pertanggunggjawaban saya, baik secara fisik maupun moral selama saya menjabat sebagai kabasarnas," kata Marsekal Madya TNI Bagus Puruhito, Rabu (3/2).
Dalam kesempatan itu, Marsekal Madya TNI Bagus Puruhito menyampaikan berbagai prestasi yang telah diraih oleh Basarnas. Ada sejumlah penghargaan formal yang diterima.
Pertama, penghargaan 10 besar Arsiparis Teladan tingkat Nasional Tahun 2019 katagori Arsiparis Ahli dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) tanggal 17 Agustus 2019.
Kedua, meraih predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Tahun 2019 dari Badan Pemeriksa Keuangan pada 12 September 2019.
Ketiga, penghargaan Insan Perhubungan Katagori Dedikasi Unggul kepada Tim Evakuasi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) pada Hari Perhubungan Nasional Tahun 2019 dari Kementerian Perhubungan tanggal 17 September 2019.
Keempat, penghargaan Government Social Media Summit (GSMS) 2019 untuk katagori Best Use of Videos dari Kementerian Komunikasi dan Informatika pada 24 September 2019.
Kelima, peringkat pertama BKN Awards 2019 katagori Perencanaan Kebutuhan, Pelayanan Pengadaan, Kepangkatan dan Pensiun dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada 25 September 2019.
Keenam, peningkatan Indeks Nilai Arsip dari 41,24 (buruk) menjadi 76,20 (sangat baik) tahun 2019 berdasarkan penilaian dari ANRI tanggal 8 November 2019.
Ketujuh, penyelenggaraan pelayanan publik dengan katagori baik pada Registrasi Beacon berdasarkan hasil evaluasi pelayanan publik dalam lingkup kementerian dan lembaga tahun 2019 dari KemenPAN-RB tanggal 19 November 2019.
Kedelapan, Tim Indonesia SAR (INASAR Team) yang dibentuk Basarnas lulus dalam Insarag External Classification (IEC) yang diselenggarakan International Search and Rescue Advisory Group (INSARAG) dan mendapatkan sertifikat Classified Medium Urban SAR Team pada 29 November 2019.
Kesembilan, hasil penjaminan kualitas atas penilaian mandiri kapabilitas atau Internal Audit Capability Model (IACM) memenuhi tingkat kapabilitas Level 3 Dengan Catatan berdasarkan penilaian Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan pada 23 Desember 2019.
Kesepuluh, peningkatan Nilai Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2019 sebesar 71,17 dengan tingkat akuntabilitas kinerja BB, sebelumnya sebesar 69,13 dengan tingkat akuntabilitas kinerja B berdasarkan penilaian KemenPAN-RB pada 30 Desember 2019.
Kesebelas, peningkatan Nilai Pelaksanaan Reformasi Birokrasi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Tahun 2019 sebesar 76,67 dengan kategori BB, yang sebelumnya sebesar 73,88 berdasarkan penilaian KemenPAN-RB pada 30 Desember 2019.
Kedua belas, Marsekal Madya TNI Bagus Puruhito selaku kepala Basarnas mendapat undangan dan hadir sebagai pembicara pada INSARAG Steering Group Meeting pada 3-7 Februari 2020 di Jenewa.
"Semua itu dapat kita raih berkat kerja sama semua unit kerja dan unit pelaksana teknis dengan profesionalisme, sinergi, dan militan," kata Marsekal Madya TNI Bagus Puruhito.
Marsekal Madya TNI Bagus Puruhito mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pegawai di lingkungan Basarnas yang telah bekerja sama selama kepemimpinannya.
"Yang membuat saya bangga dan menaruh rasa hormat, para rescuer kita khususnya dan tim SAR gabungan pada umumnya tidak pernah mengharapkan pujian apapun dari siapapun. Mereka sadar, operasi SAR itu sudah menjadi tugas utamanya," jelasnya.

Komentar