Bakal Ada Ledakan PHK Jika Pemerintah Tidak Lanjutkan Subsidi Gaji
ASKARA - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal meminta pemerintah melanjutkan program subsidi upah atau BLT BPJS Ketenagakerjaan.
Hal tersebut guna meminimalisir pemutusan hubungan kerja (PHK) massal yang diprediksi akan terjadi di Indonesia.
"Ke depan, KSPI memprediksi ledakan PHK jutaan buruh akan terjadi di semua sektor industri, termasuk industri baja dan semen," kata Said Iqbal, Selasa (2/2).
Menurutnya, bantuan dengan sasaran pekerja dengan gaji di bawah Rp 5 juta akan sangat membantu pekerja jika terjadi PHK massal.
"Selain itu, program bantuan sosial tersebut sangat membantu menjaga daya beli buruh," ujarnya.
Di sisi lain, Said Iqbal juga berharap kepesertaan program tersebut diperluas, termasuk buruh yang tidak terdaftar di dalam BPJS Ketenagakerjaan. Sehingga akan semakin banyak buruh yang menerima subsidi upah.
"Dengan adanya bantuan atau subsidi upah akan menjadi buffer atau penyangga buruh dan keluarganya untuk bertahan hidup. Terlebih di tengah pandemi yang belum usai. Kami akan segera kirim surat ke Presiden Jokowi untuk melanjutkan program tersebut," jelas Said Iqbal. (industry)

Komentar