Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42
NEWS

Panglima TNI: Dengan Keyakinan Tinggi CVR Segera Ditemukan

Panglima TNI: Dengan Keyakinan Tinggi CVR Segera Ditemukan
Proses evakuasi korban dan puing Sriwijaya Air SJ182 di Dermaga JICT II Tanjung Priok. (JPNN)

ASKARA - Upaya pencarian kotak hitam (black box) pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu menemukan titik terang. Flight Data Recorder (FDR) salah satu bagian dari black box berhasil ditemukan. 

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan, informasi penemuan bagian black box semula disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) dengan wilayah sesuai diperkirakan sebelumnya. 

"Hari ini tepat pukul 16.00 WIB menyampaikan informasi kepada saya bahwa sesuai perkiraan yang sudah ditentukan di wilayah yang ditandai telah ditemukan bagian dari black box," katanya di Dermaga JICT II Tanjung Priok, Selasa (12/1).

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, KSAL menuturkan bahwa bagian yang ditemukan justru adalah pecahan Underwater Locator Beacon (ULB) yang fungsinya memberikan sinyal. 

"Saya sampaikan kepada KSAL agar terus dicari FDR yang kemungkinan besar masih di wilayah yang menjadi perkiraan kita semua," tuturnya.

Tak berselang lama, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan FDR Sriwijaya Air SJ182 dan diangkat ke permukaan setelah mendeteksi keberadaan black box. 

"Pukul 16.40 WIB, KSAL melaporkan kembali FDR sudah ditemukan, dan dilaporkan pula bahwa ULB ditemukan sebanyak dua," jelas Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. 

Dia menambahkan, masih ada satu lagi Cockpit Voice Recorder (CVR) perlu dicari meski tanpa bantuan ULB yang dapat memancarkan sinyal ultrasonik setiap 37,5 Khz setiap detik selama minimal 30 hari. 

"Namun kami meyakini semua bahwa juga ditemukan di sekitar itu. Maka dengan keyakinan yang tinggi CVR juga akan segera ditemukan," tandas Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Komentar