Kamis, 18 Juni 2026 | 02:21
NEWS

Kapal Ikan Korea Selatan Terbalik dan Tenggelam, 3 ABK WNI Dinyatakan Hilang

Kapal Ikan Korea Selatan Terbalik dan Tenggelam, 3 ABK WNI Dinyatakan Hilang
KBRI Seoul menyampaikan keterangan ke media (Dok KBRI Seoul)

ASKARA - Kapal penangkap ikan 32 Myongminho terbalik di laut dekat Pulau Jeju, Korea Selatan, Selasa 29 Desember 2020 sekitar jam 19.45 waktu setempat. 

Kecelakaan ini terjadi di tengah cuaca sangat buruk dengan angin kencang, ombak tinggi dan suhu dingin. 

KBRI Seoul memperoleh informasi dari Korean Coast Guard (KCG) bahwa 3 dari 7 awak kapal tersebut adalah WNI dengan inisial IHP, S, dan DIS. KBRI Seoul pun telah memastikan identitas ketiga WNI tersebut dan melakukan komunikasi dengan keluarga mereka di Tanah Air.

"Pada Rabu 30 Desember 2020, tim KBRI Seoul telah berada di Pulau Jeju untuk melakukan koordinasi langsung dengan operasi SAR gabungan Korea Selatan," kata KBRI di Seoul dalam keterangannya, Jumat (1/1).

Perdana Menteri Korsel juga telah memerintahkan operasi gabungan yang melibatkan 964 personel dari KCG, polisi, pemadam kebakaran, dan Angkatan Laut Korsel dengan pengerahan helikopter dan 8 kapal penyelamat.

Dalam kondisi lapangan yang sangat sulit di tengah cuaca sangat buruk, kapal 32 Myongminho dapat diapungkan dalam keadaan terbalik dan diseret mendekati daratan.

Tim SAR gabungan berupaya menyelamatkan awak kapal yang waktu itu diduga masih terperangkap di dalam kapal. Namun operasi SAR dihentikan sementara pada malam hari tanggal 30 Desember 2020 karena cuaca sangat buruk. 

Cuaca buruk terus berlanjut hingga hari Kamis, 31 Desember 2020 yang mengakibatkan kapal akhirnya hilang tenggelam dan sudah tidak tampak lagi di permukaan laut.

"Pada siang harinya, Komandan KCG Pulau Jeju menyampaikan kepada tim KBRI bahwa saat ini 7 orang ABK tersebut dinyatakan hilang di laut," jelasnya. 

Tim SAR sudah menemukan 1 jenasah ABK warga Korsel dan beberapa barang terhanyut ke pantai termasuk yang kemungkinan milik salah seorang ABK WNI.

"Tim SAR gabungan Korsel masih terus melakukan pencarian 6 ABK yang masih hilang, termasuk 3 ABK WNI," ungkapnya.  

Komentar