Kamis, 04 Juni 2026 | 08:10
COMMUNITY

Suasana Mistis Bulan Purnama di Atas Gunung Padang

Suasana Mistis Bulan Purnama di Atas Gunung Padang
(Ist)

ASKARA - Di penghujung bulan Desember tahun 2020 ada peristiwa langit yang cukup epik dan unik ketika berkunjung ke Situs Gunung Padang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Cold Moon atau Bulan Purnama Desember yang terbit pada malam hari Selasa Wage 29 Desember tampak terasa sangat istimewa karena disaksikan dalam suasana yang tidak mungkin dilihat.

Betapa tidak, saat meniti 746 anak tangga situs megalitikum tertua di dunia itu, hujan gerimis dan awan gelap menutup rapat langit di atas punden berundak yang diperkirakan berusia antara 3500-28.000 tahun Sebelum Masehi.

Suasana malam yang dingin tidak menyurutkan langkah penggiat spiritual Bimo Nugrahanto, Maria Brida Nova, Dar Edi Yoga serta Penanggung Jawab Polisi Situs Purbakala Nanang Sukmana untuk tetap melangkah menuju teras ke lima.

Tepat pukul 21.00 di saat malam Rabu Kliwon, para pelaku spiritual melakukan meditasi doa, mengucap syukur kepada Allah Yang Maha Kuasa, pencipta langit dan bumi beserta isinya. Salah satu doa agar diperbolehkan melihat wajah Bulan Purnama di atas langit sana.

Usai berdoa, tiba-tiba awan gelap menyingkir perlahan dan menyingkapkan wajah Bulan Purnama yang tampak bersinar terang. Proses itu tidak lama, sekitar 10 menit, karena awan gelap kembali menutup wajah Bulan Purnama.

"Sungguh luar biasa fenomena alam ini. Kita bersyukur dapat menyaksikan peristiwa alam ini di penghujung tahun 2020. Semoga ini menjadi pertanda baik untuk kebangkitan Nusantara," ujar Bimo Nugrahanto.

Ditambahkannya, hari Rabu Kliwon merupakan Hari Raya Buda Kliwon Ugu yang diperingati setiap 210 hari Sekali. Hari di mana terjadi pertemuan antara Saptawara Buda (Rabu) dengan Pancawara (Kliwon) yang jatuh pada Wuku Ugu. 

"Buda Kliwon Ugu merupakan saat penyucian Sang Hyang Ayu yakni ngastuti Hyang Nirmala Jati," jelas Bimo.

Saat Buda Kliwon, lanjut Bimo, adalah saat dilakukannya pemujaan untuk keselamatan Tri Mandala yakni keselamatan untuk diri sendiri, keselamatan untuk sanak keluarga, leluhur seketurunan, dan keselamatan untuk negara

Dalam kaca mata spiritual, Brida Nova menyaksikan sinar terang ketika berdoa di atas teras ke lima dan merasakan energi yang luar biasa besar menyelimuti para peserta meditasi doa. Hal ini ditandai dengan tiupan angin yang kencang seakan mengitari tempat di mana mereka berdoa.

"Banyak sosok astral yang hadir ketika kita berdoa," terang Brida. 

Di dalam astronomi, ternyata tidak hanya Bulan Purnama terakhir tahun ini tetapi juga Bulan Purnama istimewa karena dikenal lintasannya yang tinggi melintasi langit, yang berarti ia akan duduk di atas cakrawala lebih lama daripada Bulan Purnama lainnya dari tanggal 29-31 Desember 2020.

 

Komentar