Kamis, 18 Juni 2026 | 01:02
NEWS

PBB Sahkan Resolusi Kesehatan Global dan Kebijakan Luar Negeri yang Diinisiasi Indonesia

PBB Sahkan Resolusi Kesehatan Global dan Kebijakan Luar Negeri yang Diinisiasi Indonesia
Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi (Askara)

ASKARA - Perserikatan Bangsa- Bangsa (PBB) telah mengesahkan resolusi mengenai kesehatan global dan kebijakan luar negeri yang diinisiasi Indonesia dan mendapat dukungan 181 negara anggota PBB lainnya.

Resolusi “Global Health and Foreign Policy: Strengthening Health System Resilience through Affordable Healthcare for All” itu menekankan mengenai pentingnya layanan kesehatan mudah diakses. 

Selain itu, layanan kesehatan yang terjangkau untuk perkuat sistem ketahanan kesehatan global difasilitasi Indonesia bersama Afrika Selatan, Brazil, Norwegia, Perancis, Senegal, serta Thailand.

“Resolusi ini bukti nyata kiprah Indonesia dalam memperjuangkan solidaritas global terkait kerja sama kesehatan, khususnya di masa pandemi Covid-19," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam keterangannya, Selasa (15/12).

Inisiatif Indonesia ini adalah bentuk nyata tindak lanjut dari pernyataan Presiden Joko Widodo saat pidato di SMU PBB ke-75 yang menekankan pentingnya kolaborasi dan collective global leadership tangani pandemi.

"Hal ini juga merupakan terobosan penting karena akses dan layanan kesehatan yang terjangkau menjadi perhatian semua pihak," jelas Retno.

Selain itu, resolusi ini juga sejalan dengan peran Indonesia sebagai Ketua Global Health and Foreign Policy Initiative, yang aktif mendukung upaya global mengatasi dampak pandemi Covid-19. 

Global Health and Foreign Policy Initiative beranggotakan 7 negara: Afrika Selatan, Brazil, Indonesia, Norwegia, Prancis, Senegal, dan Thailand. Indonesia merupakan Ketua kelompok ini pada tahun 2020.

Retno menuturkan, resolusi ini meminta negara-negara anggota PBB untuk memperkuat sistem layanan kesehatan nasional yang terjangkau. "Membuat kebijakan inovatif terkait pembiayaan layanan kesehatan, dan tidak diskriminatif dalam mengatasi pandemi," imbuhnya.

Resolusi juga mendorong pemerintah untuk bermitra dengan dunia usaha, LSM, dan kalangan akademik, termasuk apresiasi kepada tenaga kesehatan di masa pandemi.

Wakil Tetap RI di PBB, Dubes Triansyah Djani menyampaikan dukungan berbagai negara atas inisiatif Indonesia ini tidak terlepas dari peran aktif diplomasi multilateral Indonesia di bidang kesehatan, termasuk upaya Indonesia mendorong kerja sama negara-negara dalam mengatasi Covid-19.

Mengingat dampak pandemi yang sangat luas, resolusi juga meminta negara-negara anggota PBB memonitor dampak pandemi terhadap rantai produksi global.

 

Komentar