Sabtu, 25 Juli 2026 | 12:48
NEWS

Celurit, Samurai dan Dua Pistol Disita dari Pengikut Rizieq Shihab

Celurit, Samurai dan Dua Pistol Disita dari Pengikut Rizieq Shihab
(Antara/Humas Polda Metro Jaya)

ASKARA - Polda Metro Jaya menyita sejumlah barang bukti dari kasus penyerangan polisi oleh pengikut Rizieq Shihab. 

Kepala Polda Metro Jaya Irjen Fadil Imran memastikan bahwa senjata api yang digunakan pelaku adalah asli. Terdapat tiga peluru sudah dimuntahkan dari senjata itu.

"(Senpi) Asli, ini sudah ada tiga yang ditembakan," katanya dalam di Mapolda Metro Jaya, Senin (7/12). 

Namun begitu, Irjen Fadil Imran tidak merinci jenis senpi yang disita dari pelaku.

Polisi menyita dua pucuk senpi jenis pistol warna silver chrome. Serta sebilah celurit dan samurai dengan sarung warna biru. Selain itu, ada juga sepotong besi tajam dan 15 butir peluru. 

Barang bukti tersebut diperlihatkan Irjen Fadil Imran bersama Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman dalam konferensi pers. 

Pada Senin dini hari, anggota Polda Metro Jaya mendapat serangan dari sekelompok orang ketika melakukan penyelidikan terkait kabar pengerahan massa perihal jadwal pemeriksaan Rizieq.
 
Insiden itu terjadi di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 50. Pelaku penyerangan terindikasi adalah Laskar Khusus FPI yang salah satu tugas utamanya mengawal Rizieq.

"Ketika anggota Polda Metro mengikuti kendaraan diduga simpatisan MRS, kendaraan petugas dipepet dan diserang dengan senjata api dan senjata tajam," kata Irjen Fadil Imran.

Atas insiden itu, enam Laskar Khusus FPI tewas setelah dihadiahi timah panas oleh polisi. Sementara empat lainnya melarikan diri.  

Komentar