Selasa, 09 Juni 2026 | 04:05
OPINI

Yuk Kita Ke Belanda (Bag. 4)

Kincir Angin, Sebuah Inovasi Dunia

Kincir Angin, Sebuah Inovasi Dunia
Lotere dan Kincir Angin

Artikel ini dipersembahkan untuk Saudara. Jhon Fredi Sinaga. Hoe veel kost het ? = Berapa harganya?

Kincir angin adalah warisan budaya yang memesona bangsa-bangsa lain sehingga Belanda dijuluki Negeri Kincir Angin. Zaman dahulu kala kincir angin digunakan oleh Belanda untuk menyalurkan dan membendung air laut serta mengeringkan tanahnya.

Belanda adalah negara yang wilayah daratannya berada di bawah permukaaan air laut. Secara tidak langsung kondisi ini mengancam tenggelamnya daratan mereka. Belanda akhirnya memanfaatkan energi dari kincir yang digerakkan oleh angin untuk mengeringkan wilayah daratannya sehingga tidak tenggelam.

Kincir angin pertama kali digunakan di Persia pada abad ke-5. Kemudian kincir angin menyebar ke seluruh Eropa sehingga dikisahkan dalam novel yang begitu terkenal, Don Kisot (Don Quixote) yang melawan kincir angin karena dalam ilusinya ia menilai kincir angin sebagai raksasa. Di Belanda kincir angin digunakan pertama kali sekitar abad ke-13.

Memang sejak dulu Belanda sudah dikenal sebagai negara yang kreatif. Itulah sebabnya, Belanda berhasil menduduki peringkat 10 negara yang menerima hadiah Nobel terbanyak sepanjang sejarah. Seiring perkembangan teknologi, sekitar abad ke-16 kincir angin juga digunakan sebagai sarana pembantu di bidang pertanian dan industri seperti untuk memproduksi kertas, mengasah kayu, mengeluarkan minyak dari biji, dan menggiling jagung.

Ada dua jenis kincir angin yang dibedakan berdasarkan fungsinya yaitu kincir angin untuk kepentingan industri dan kincir angin untuk penyaluran air. Kincir angin pertama yang digunakan untuk industri sudah dikenal sejak tahun 1596 tepatnya di Zaanstreek. Di daerah inilah paling banyak dibangun kincir angin. Daerah ini pun menjadi terkenal dan diakui sebagai daerah industri pertama di dunia.

Sehingga Tsar Peter Yang Agung dari Rusia pada tahun 1697 datang ke daerah ini khusus untuk mempelajari perindustrian kapal. Mungkin hal ini pula yang mendorong Tsar Rusia memberi order 50.000 lampu ke perusahaan Philips pada tahun 1898, yang menjadi awal dari boomingnya perusahaan tersebut.

Beberapa abad yang lalu, jumlah kincir angin adalah sekitar 10.000 kincir angin. Hingga saat ini tercatat masih ada 1.195 kincir angin yang masih aktif bekerja di Belanda. Kincir angin yang masih aktif dipakai bisa dilihat dari posisi baling-balingnya. Bila baling-baling kincir berada pada posisi seperti salib (+), berarti kincir itu masih aktif dipakai. Sebaliknya, bila baling-balik berada pada posisi seperti tanda silang (X) berarti kincir itu sudah tidak aktif atau tidak digunakan lagi.

Pada Sabtu pertama setiap bulan atau setiap tanggal 13 Mei, yang merupakan hari kincir angin, mereka akan membuka kincir angin untuk umum. Namun, rata-rata pemilik kincir angin ini membukanya setiap hari karena mereka bangga terhadap kincir angin mereka. Umumnya mereka memberi keterangan tentang cara kerja kincir-kincir angin mereka.

Kawasan wisata kincir angin yang dilestarikan di Belanda adalah Zaanse Schans dan Kinderdijk. Museum Kincir Angin bisa dilihat Koog aan de Zaan. Sedangkan kincir angin tertinggi di dunia adalah De Noord yang terletak di kota Schiedam. Kincir angin ini memiliki ketinggian 44 meter.

Ik wil molens zien = saya ingin melihat kincir angin. Hartelijk bedankt = terima kasih. Tot ziens = sampai jumpa.

Mang Ucup

Menetap di Amsterdam, Belanda

Komentar