Kamis, 04 Juni 2026 | 05:20
NEWS

Gempa M 6,3 Guncang Kepulauan Mentawai Bikin Warga Panik Keluar Rumah

Gempa M 6,3 Guncang Kepulauan Mentawai Bikin Warga Panik Keluar Rumah
(Ist)

ASKARA - BPBD Kabupaten Kepulauan Mentawai masih memantau dampak gempa berkekuatan Magnitudo 6,3 yang terjadi pada Selasa (17/11) sekitar pukul 08.44 WIB. 

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kepulauan Mentawai Novriadi mengatakan, guncangan dirasakan kuat oleh warga yang membuat hingga berhamburan keluar rumah. 
 
"Guncangan gempa dirasakan kuat. Warga Betaet merasakan guncangan kuat dan masyarakat spontan evakuasi ke bukit," kata Novriadi melalui pesan video.

Warga di Peipei, Tuapejat, Beriulo dan Sikakap juga merasakan guncangan kuat, sedangkan di Labuan Bajau dan Saumanganya gempa tidak terasa kuat. 

Setelah kejadian, BPBD Kabupaten Kepulauan Mentawai masih mengumpulkan informasi kemungkinan dampak gempa. Pusdalops BPBD Kota Padang juga mengumpulkan informasi dampak gempa. 

"Dilaporkan dari BPBD Kota Padang kondisi jaringan listrik normal meskipun gempa kuat terjadi. Warga Kota Padang merasakan guncangan kuat sekitar 3-4 detik," kata Kepala Pusdatinkom Kebencanaan BNPB Raditya Jati. 

Sementara itu, Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika menyebutkan, gempa yang terjadi tidak berpotensi tsunami. BMKG mengidentifikasi parameter gempa berlokasi di laut pada jarak 112 kilometer arah Barat Daya Kota Tuapejat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat dengan kedalaman 13 kilometer.

Di samping itu, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis dangkal akibat aktivitas penyesaran di Investigator Fracture Zone (IFZ) dekat dengan batas tumbukan lempeng bumi. 

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan mendatar atau strike slip fault," ujar Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono.

Selanjutnya, BMKG mencatat guncangan gempa dirasakan di Kota Padang, Painan, Sipora III-IV MMI, Solok, Padang Panjang, Bukittinggi, Pariaman, Kepahiang II-III MMI, dan Pasaman, Kerinci, Payakumbuh, Solok Selatan I-II MMI.

Komentar