Kamis, 18 Juni 2026 | 03:49
NEWS

Enak-enak Piknik, Dua Wisatawan Dipulangkan dari Pantai Palabuhanratu

Enak-enak Piknik, Dua Wisatawan Dipulangkan dari Pantai Palabuhanratu
(Sukabumiupdate/Ist)

ASKARA - Puluhan wisatawan yang sedang menikmati libur panjang di kawasan Pantai Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi menjalani rapid test, Sabtu (31/10).

Tes cepat dilakukan oleh Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Palabuhanratu secara acak. Dengan pengawalan ketat petugas Satpol PP Provinsi Jawa Barat dan Satpol PP Kabupaten Sukabumi.

Kepala Seksi Deteksi Dini Satpol PP Jabar Ukun Kundarsyah mengatakan, pihaknya menerjunkan 29 personel untuk melakukan pengawasan titik-titik keramaian destinasi wisata di Kabupaten Sukabumi.

"Dibantu Satpol PP Kabupaten Sukabumi, juga ada jajaran TNI-Polri. Giat pengawasan rapid test yang diadakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi melalui Puskesmas Palabuhanratu," katanya.

Ukun menyebut, kegiatan semacam ini bukan hanya dilakukan di objek wisata Palabuhanratu namun juga ada di kawasan Geopark Ciletuh hingga area Cisolok.

"Dari pemantauan langsung di kawasan RTH Pantai Citepus, dari 25 sampel yang rapid test ada dua orang wisatawan yang reaktif. Saat ini sudah diimbau oleh Satpol PP Kabupaten Sukabumi dan tim untuk segera diistirahatkan dan mengisolasi diri," jelasnya.

Kepala Puskesmas Palabuhanratu Irwan Ruswandi menambahkan, rapid test di kawasan Pantai Palabuhanratu dilaksanakan di dua lokasi yakni Pantai Ruang Terbuka Hijau Citepus dan Pantai Citepus Istana Presiden.

"Target kita 100 wisatawan untuk dilakukan screening pemeriksaan Covid-19 ini. Tujuannya ingin melakukan random sampling apakah wisatawan yang datang ke kita itu betul-betul sehat, sehingga saudara-saudara kita masyarakat yang ada di sini tidak terpapar Covid-19," jelasnya.

Untuk pengunjung yang hasil rapid test dinyatakan reaktif maka langkah selanjutnya gugus tugas kecamatan memulangkan wisatawan bersangkutan.

"Wisatawan yang sudah di-rapid test dengan hasil reaktif kita pulangkan segera. Mudah-mudahan dengan kegiatan ini penyebaran Covid-19 bisa ditekan, bisa ditangani, bisa memutus rantai penularan," tandas Irwan, dikutip Sukabumiupdate.  

Komentar