Ketum PA 212: Habib Rizieq Segera Pulang, Tinggal Beli Tiket
ASKARA - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab (HRS) disebut pasti akan pulang ke Tanah Air dalam waktu dekat.
Hal itu dikatakan Ketua Umum PA 212, Ustadz Slamet Maarif dalam tayangan wawancara yang diunggah akun Youtube Front Tv, Minggu (18/10) malam.
"Intinya, pernyataan yang kemarin disampaikan Ketum FPI, Kiai Ahmad Shabri Lubis, ada 3. Pertama, pencekalan Habib Rizieq dicabut. Kedua, denda overstay juga sudah diselesaikan dengan baik. Ketiga, Habib Rizieq tinggal membeli tiket, administrasi kembali ke Indonesia," terang Slamet.
Namun, Slamet tidak memastikan kapan kepulangan HRS. Dia mengatakan, jika pulang nanti, HRS akan memimpin revolusi di Indonesia. Menurut Slamet, kabar adanya revolusi ini yang membuat kepulangan Rizieq menjadi terhambat.
"Kembalinya, insya Allah akan memimpin bangsa Indonesia untuk revolusi untuk memperjuangkan dalam rangka menyelamatkan Indonesia. Inilah yang membuat gentar, sampai membuat Istana goyang-goyang. Padahal kalimat revolusi itu udah sering diucapkan. Bahkan Pak Jokowi sendiri jargonnya revolusi mental," ujarnya.
Menurut Slamet, revolusi memang sudah pantas dilakukan di Indonesia karena kedzaliman di negara ini sangat luar biasa. Namun, menurutnya lagi, revolusi yang dilakukan berkaitan dengan akhlak, sembari menuding bahwa slogan 'Revolusi Mental' merupakan produk komunis.
"Kita ingin perubahannya mengarah kepada akhlakul karimah. Jadi kalau Presiden Jokowi punya semboyan 'Revolusi mental', yang dulu pernah digaungkan oleh kaum komunis. Maka Habib Rizieq akan menggaungkan revolusi akhlak yang diambil dari nilai Islam," ungkapnya.
Saat ditanya kapan tanggal kepulangan HRS, Slamet tidak bisa memastikan. Dia justru minta didoakan agar Rizieq cepat pulang.
"Doakan dalam waktu dekat ini beliau akan kembali ke Tanah Air. Beliau ini berjuang sendirian, tanpa bantuan rezim Jokowi. Kita sudah siap lahir batin siang malam kapan pun beliau pulang, mujahid 212 di seluruh daerah akan siap. Kita sambut beliau, jemput beliau, kawal beliau," tuturnya.
Terkait tanggal kepulangan, lanjut Slamet, HRS sendiri yang akan mengumumkannya. Slamet hanya berharap HRS sudah berada di Indonesia pada bulan Maulid ini.
"Kepastian beliau akan pulang beliau akan mengumumkan langsung. Tolong sekali lagi doakan. Mudah-mudahan bulan Maulid ini beliau bisa berkumpul bersama kita umat Islam, sehingga nanti ketika reuni sudah berkumpul dengan kita," tandasnya.

Komentar