Minibus Terguling di Tol Cikampek, 2 Orang Dewasa dan Satu Balita Tewas
ASKARA - Minibus dengan nomor polisi R 8597 SH terguling di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek atau Japek, tepatnya di kilometer 70.800, Senin (12/10).
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Diduga, kejadian dipicu akibat sopir yang mengantuk. Tiga orang meninggal dunia dalam kejadian tersebut. Salah seorang di antaranya adalah balita.
Kuswoyo, salah seorang korban yang selamat menuturkan, minibus yang ditumpanginya itu melaju dari arah Cirebon menuju Jakarta. Kuswoyo menduga, sopir mengantuk dan tidak dapat mengontrol laju kendaraannya sehingga kendaraan tersebut oleng dan terguling.
"Kayaknya dia ngantuk soalnya dari awal istirahat perasaan saya enggak enak sama sopirnya. Kayaknya bawa mobilnya enggak stabil. Saya pikir dia udah biasa saya diem tinggal tidur tahu-tahu kejadian kayak gini," ujar Kuswoyo di IGD RSU Abdul Radjak Purwakarta, Senin (12/10).
Senada diucapkan salah satu korban selamat lainnya
Lilis Sri Listianingsih, korban selamat lainnya mengaku, berada dalam minibus tersebut bersama suaminya.
"Saya enggak tahu pasti karena lagi tidur, cuma pas di perjalanan memang bawanya ngebut terus," ucapnya.
Minibus sarat penumpang ini melaju dari wilayah Pekalongan menuju Jakarta. Minibus ini digunakan sopir untuk mengangkut penumpang diduga sebagai travel gelap.
Dalam kecelakaan ini tiga orang tewas, satu tewas di TKP dan dua lainnya tewas di rumah sakit. Adapun identitas korban tewas bernama Saprudin (36) merupakan sopir minibus, Hendri (21) penumpang dan satu balita Melani (2,5) penumpang. Semua korban merupakan warga Banyumas, Jawa Tengah.
"Enggak jelas TKP awal gimana. Mobil udah begitu, udah kejadian. Jadi intinya keadaan sudah kecelakaan, baru kami datang. Cukup banyak yang luka. Yang meninggal satu di TKP, dua menyusul di rumah sakit," kata Saeful, petugas derek Tol Japek.
Korban tewas dan luka sudah dievakuasi ke RSU Abdul Radjak Purwakarta, kasus kecelakaan ini dalam penanganan Unit Laka Lantas Polres Karawang. (kesatu)

Komentar