Minggu, 16 Juni 2024 | 12:51
NEWS

Ribuan Personel Gabungan Siaga di Perbatasan Jakarta Antisipasi Demo Buruh

Ribuan Personel Gabungan Siaga di Perbatasan Jakarta Antisipasi Demo Buruh
Demo Buruh (Istimewa)

ASKARA - Untuk mengantisipasi demonstasi yang dilakukan sejumlah buruh yang menolak Undang-undang Cipta Kerja, sebanyak 9.236 personel gabungan dari TNI, Polri dan Satpol PP disiagakan di seluruh wilayah DKI Jakarta.

Rencananya, massa dari organisasi buruh akan menggelar demonstrasi dan mogok nasional mulai hari ini, Selasa (6/10) hingga Kamis (8/10) di depan Gedung DPR/ MPR RI.

"Ada 9.236 personel yang kami turunkan sewilayah hukum Polda Metro Jaya secara gabungan antara TNI, Polri dan Pemda," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, Selasa (6/10).

Dikatakan Yusri, ribuan personel gabungan tersebut telah disiagakan di titik-titik krusial. Selain itu mereka juga disiagakan di titik-titik perbatasan atau keberangkatan rombongan massa menuju Gedung DPR/MPR RI.

"Kami tetap mengantisipasi Polda Metro Jaya bersama TNI dan juga Pemerintah Provinsi dalam hal ini Satpol PP kita sudah siapkan petugas di situ, mengamankan tempat yang menjadi jalurnya titik yang krusial," ujarnya.

Selain itu, dari Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya juga telah menyiapkan rencana pengalihan arus lalu lintas di sekitar kawasan Gedung DPR/MPR RI.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, setidaknya ada empat titik ruas jalan yang dilakukan pengalihan arus lalu lintas. Rinciannya, yakni:

Baca juga: Ini Rencana Pengalihan Arus Lalu Lintas Saat Demonstrasi Buruh di DPR

"Tapi sifatnya situasional, kalau memang masih memungkinkan terus dibuka," kata Sambodo.

Komentar