Minggu, 14 Juni 2026 | 02:47
NEWS

Jokowi: Tidak Perlu Sok-sokan Lockdown Provinsi, Kota dan Kabupaten

Jokowi: Tidak Perlu Sok-sokan Lockdown Provinsi, Kota dan Kabupaten
Presiden Joko Widodo (Setneg.go.id)

ASKARA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, strategi pemerintah dalam menghadapi Pandemi Virus Corona (Covid-19) sejak awal adalah mencari titik keseimbangan antara penanganan kesehatan, serta ekonomi. 

Lantaran itu, Jokowi mengungkapkan ketidaksetujuannya dengan kebijakan lockdown sebuah provinsi hingga kabupaten.

"Tidak perlu sok-sokan akan me-lockdown provinsi, me-lockdown kota, atau me-lockdown kabupaten, karena akan mengorbankan kehidupan masyarakat, tetapi kita tetap serius mencegah penyebaran wabah supaya tidak meluas," ujar Jokowi akun YouTube Sekretariat Presiden, dikutip Askara, Minggu (4/10).

Menurut Jokowi, pemerintah terus berupaya mengatur keseimbangan antara kesehatan dan pemuliham ekonomi selama tujuh bulan pandemi Covid-19. Hal itu disebutkan merupakan tantangan besar. 

"Kesehatan masyarakat, kesehatan publik, tetap nomor satu, tetap yang harus diutamakan. Ini prioritas," tegas Jokowi.

Seiiring dengan prioritas tersebut, kata Jokowi, pemerintah juga mengeluarkan tindakan untuk meminimalkan dampak ekonomi yang ditimbulkan akibat pandemi. Menjadikan kesehatan masyarakat sebagai prioritas bukanlah berarti harus mengorbankan aspek ekonomi, apalagi bila hal itu berkaitan dengan kehidupan masyarakat luas.

"Ini lah prioritas, tetapi memprioritaskan kesehatan, bukan berarti mengorbankan ekonomi. Karena jika kita mengorbankan ekonomi, sama saja mengorbankan kehidupan puluhan juta orang," tandasnya. 

Komentar