Alkitab Kuno Buatan Amerika untuk Kevikepan Yogyakarta
ASKARA - Gusti Pangeran Haryo Prabukusuma baru-baru ini tidak sengaja menemukan Alkitab di sebuah toko buku bekas.
Kemudian dia membelinya dengan niat untuk diserahkan kepada seorang vikaris.
Namun setelah mendengar sejumlah pendapat maka dia memutuskan akan menghadiahkannya ke Museum Seminari Tinggi St. Paulus Kentungan Yogyakarta supaya lebih bermanfaat.
"Saya menemukan kitab suci ini dijual barang antik. Alhamdulillah sudah saya beli, harga sangat rahasia," kata Gusti Pangeran Haryo Prabukusuma kepada media, Selasa (29/9).
Mas Prabu, sapaan akrabnya, dikenal sebagai seorang muslim yang baik dan toleran. Sesuai rencana, Alkitab tersebut bakal diserahkan pada Kevikepan Daerah Istimewa Yogyakarta
"Ini baru saya bikinkan boks yang bagus di kado kita. Segera akan saya sumbangkan ke Kevikepan Yogyakarta," tuturnya.
Mas Prabu beranggapan Alkitab yang ditemukannya itu kemungkinan tak pernah terlihat di zaman sekarang. Hal tersebut menjadi menarik dengan muatan nilai-nilai dari ajaran tersebut.
"Mungkin temen-teman Katolik juga belum pernah melihat Kitab Suci Holy Bibble seperti ini. Indahnya luar biasa, buatan 1847 Amerika," jelasnya.
Sehingga bisa dibaca oleh para romo di Kevikepan DIY, Gereja Kidul Loji. Tentu toleransi adalah soal hati. Mas Prabu menunjukkan secara nyata tentang menghargai antar umat beragama.
"Inilah bukti saya ngugemi para leluhur kami Hamengkubuwono I sampai dengan Hamengkubuwono IX yaitu makna dari sayidin panotogomo, mengerti, memahami, menghormati dan menghargai suku, agama, ras dan adat istiadat tradisi budaya lain," jelas Mas Prabu.
Alkitab yang ditemukannya tersebut sekaligus menjadi hadiah yang tak ternilai harganya.
"Yang memerlukan ketulusan hati yang tidak mudah. Insya Allah akan segera kami haturkan sebagai kejutan di Kevikepan DIY," tutup Mas Prabu.

Komentar