Selasa, 21 Juli 2026 | 23:59
NEWS

LAI di Tanah Papua Gelar Mission Trip dan Pameran Alkitab di Boven Digoel

LAI di Tanah Papua Gelar Mission Trip dan Pameran Alkitab di Boven Digoel
Tim LAI foto bersama jemaat Kibaid Tanah Merah Boven Digoel (Dok Winona)

ASKARA - Tim Perwakilan Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) di Tanah Papua bersama Tim Kelompok Kerja Penggalangan Dukungan (KKPD) Mitra Merauke melaksanakan mission trip ke Kabupaten Boven Digoel pada 16-18 Mei 2026. Kegiatan tersebut difokuskan pada sosialisasi Alkitab Terjemahan Baru Edisi 2 serta pameran Alkitab di sejumlah gereja, Minggu (17/5).

Kepala Kantor Perwakilan LAI di Tanah Papua, Melvy Alfons, mengatakan dirinya bersama tujuh anggota Tim KKPD Merauke menempuh perjalanan darat hampir delapan jam menuju Boven Digoel untuk menjalankan misi pelayanan dan penjemaatan.

“Selain melakukan sosialisasi Alkitab Terjemahan Baru Edisi 2, LAI juga pada tahun 2026 kembali menggelar program Satu Dalam Kasih yang fokus pada percetakan 20.000 Alkitab untuk umat Tuhan di Kabupaten Tolikara, Provinsi Papua Pegunungan. LAI mencetak Alkitab yang diterjemahkan ke dalam bahasa asli Lani dan bahasa Indonesia,” ujar Melvy kepada Askara.

Kegiatan tersebut terlaksana melalui kerja sama dengan Badan Pekerja Klasis GKI Boven Digoel yang membawahi GKI Sion, GKI Sarfat, GKI Sardis, GKI Sangina, dan GKI Siloam. Selain itu, Tim LAI juga mendapat dukungan dari Majelis Pekerja Klasis GPI Boven Digoel yang membawahi GPI Imanuel, GPI Bethel, serta dua gereja lainnya yakni GBI Rock dan Gereja Kibaid.

Melvy menjelaskan, dalam mission trip tersebut pihaknya menggelar pameran di sembilan gereja dan berhasil menjual sekitar 120 Alkitab dan buku rohani lainnya.

“Pada kesempatan mission trip ini, kami juga melakukan pameran di sembilan gereja dan sekitar 120 buah Alkitab serta buku berhasil terjual,” katanya.

Kehadiran Tim LAI mendapat sambutan antusias dari jemaat di sejumlah gereja. Gembala Sidang GBI Rock, Pdt. Mandala, mendorong jemaatnya untuk turut mendukung program Satu Dalam Kasih melalui donasi bagi penyebaran Alkitab.

Sementara itu, Guru Injil Gereja Kibaid Hambanya, Seprianto Tandiiring, menyambut kehadiran Tim LAI dengan penuh sukacita dan mengajak jemaat berpartisipasi membeli berbagai jenis Alkitab Terjemahan Baru Edisi 2.

Menurut Melvy, hasil penjualan produk-produk LAI seperti Alkitab dan buku cerita rohani akan digunakan kembali untuk mendukung percetakan Alkitab dalam berbagai bahasa daerah di Tanah Papua.

“Dalam tahun 2026 ini LAI berkonsentrasi untuk wilayah Mee, Una, Walak, dan Tolikara,” pungkasnya.

 

Komentar