Kicauan Said Didu dan Cipta Panca Soal Paha Mulus Sangat Seksis
ASKARA - Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ace Hasan Syadzily menyayangkan kicauan Said Didu dan politisi Partai Demokrat, Cipta Panca Laksana di Twitter soal fisik Calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo.
Ace menilai, cuitan keduanya sangat seksis lantaran menilai bagian tubuh seseorang.
Menurut Ace, baik politikus maupun siapapun tidak boleh memandang seseorang dari bagian tubuh tertentu.
Apalagi sampai mengutarakan narasi seksis, seperti yang dilakukan Cipta Panca dan Said Didu.
"Siapapun, saya kira, tidak boleh melihat seseorang melihatnya dari pendekatan tubuh dan fisik. Cara pandang seperti itu sangat seksis. Sebaiknya pandangan seperti itu dihindari," kata Ace, Senin (7/9).
Ace mengatakan, sebaiknya pandangan seksis tersebut dihindari.
"Tentu kami sangat menyayangkan jika seseorang masih memiliki pandangan seperti itu," ujarnya.
Sebelumnya, Rahayu Saraswati menyayangkan cuitan yang dianggapnya tak berhubungan dengan politik itu dan lebih ke pelecehan terhadap perempuan itu.
"Pelecehan, tidak ada hubungannya dengan afiliasi politik, beda pilihan politik bukan berarti bisa dilecehkan, atau karena saya perempuan bukan berarti bisa dilecehkan, pelecehan hanya dilakukan oleh mereka yang berjiwa kerdil dan pengecut," kata Saras, Sabtu (5/9).
Saras mengaku kecewa bahwa ada tokoh-tokoh politik senior yang memberikan contoh kurang baik bahkan mengobjetifikasi seorang calon pimpinan daerah.
"Ya, dikatakan bahwa tidak mencantumkan nama. Maka bisa saja yang beliau maksud adalah calon wakil walikota yang lainnya, yang notabene laki-laki semua. Mungkin saja," ujarnya.
Namun, Saras bersikap tegas dan menyatakan tidak ada toleransi atas pelecehan seksual verbal sekalipun.
"Terlalu banyak perempuan mengalami dan memaklumi walaupun hal tersebut melukai kaum hawa. Saya sebagai aktivis perempuan dan anak, menyayangkan adanya kejadian ini dan para pelaku harus tahu kalau hal tersebut tidak meninggikan derajat perempuan tapi melukai martabat perempuan terutama contohnya para atlet olahraga perempuan," terangnya.
"Silakan masyarakat yang menilai tetapi saya berpihak kepada para korban pelecehan seksual dan menyatakan bahwa hal ini tidak perlu mereka hadapi sendiri dan memang harus ada perbaikan sikap lewat pendidikan tentang akhlak dan karakter dan budi pekerti," pungkas Saraswati yang berpasangan dengan Haji Muhamad dalam Pilkada Tangerang Selatan itu.

Komentar