Selasa, 30 November 2021 | 12:14
LIFESTYLE

Simak, Tips Bersepeda yang Aman untuk Jantung

Simak, Tips Bersepeda yang Aman untuk Jantung
Bersepeda (Sehatq.com)

ASKARA - Bersepeda menjadi kegiatan yang mudah dilakukan dan menghasilkan segudang manfaat. Seperti memperkuat otot jantung, paru-paru dan memperbaiki sirkulasi tubuh, serta menurunkan kadar lemak darah.

Bersepeda secara teratur memiliki risiko sekitar 15 persen lebih sedikit terkena serangan jantung daripada bukan pengendara sepeda.

Dr. Buyung Arief Hamzah mengatakan, serangan jantung terbagi dua yaitu serangan jantung (heart attack). Di mana, tersumbatnya aliran darah menuju jantung sehingga menghentikan suplai oksigen ke jantung.

Kedua, gagal jantung (cardiac arrest) yakni terganggunya pemompaan darah oleh jantung. Bersepeda juga kemungkinan cedera lebih kecil atau permasalahan pada otot dan sendi dibandingkan olahraga lainnya.

"Secara umum kasus serangan jantung terjadi 2 juta kasus, sementara gagal jantung 150 ribu kasus per tahun di Indonesia," kata Dr Buyung Arief Hamzah dalam keterangannya, Minggu (6/9).

Menurut dr. Stuart Graham, Sports Cardiology UK, ada tiga jenis orang berisiko tinggi mengalami serangan jantung. Golongan pertama ialah orang yang mulai kembali berolahraga setelah beberapa lama berhenti dari gaya hidup aktif. 

"Golongan ini kadang memiliki jiwa kompetitif yang tinggi, atau menuntut performa yang sama dengan sebelum mereka berhenti berolahraga," terang Dr. Buyung. 

Golongan kedua adalah orang yang pernah tiba-tiba pingsan tanpa sebab yang jelas. Kejadian ini adalah tanda-tanda gangguan awal terhadap fungsi jantung.

Golongan ketiga adalah atlet yang berusaha meningkatkan performa secara berlebihan. Tuntutan peningkatan performa terkadang membuat atlet memaksa fisik melebihi kemampuannya, baik secara alami maupun artifisial.

"Ketiga golongan ini masih dapat meningkatkan kemampuan bersepedanya perlu konsultasi dokter," ucap dokter spesialis penyakit dalam itu. 

Perlu juga dilakukan general check up di laboratorium klinis untuk memastikan sistem kardiovaskuler dalam keadaan sehat. Pengujian dapat mengetahui adanya masalah dalam sistem kardiovaskuler seperti penyempitan pembuluh darah.

Adapun tips jantung sehat buat para pencinta sepeda di antaranya, check up kesehatan dan terutama jantung secara rutin, baik laboratorium dan imaging, terutama bagi goweser yang mempunyai faktor risiko.

"Pola latihan bersepeda yang teratur dan terukur. Harus istirahat atau tidur yang cukup," terangnya. 

Asupan makanan yang sehat, menajemen stress dan emosi. Selain itu jangan abaikan tanda tanda masalah jantung. Jika mempunyai masalah jantung dan mengikuti touring, harus selalu bawa obat-obatan pribadi. 

"Menggunakan tanda pengenal yang menginformasikan masalah jantung. Sebelum mengikuti even sebaiknya menyempatkan diri ke dokter untuk check up," tandasnya. 

Komentar