Kamis, 04 Juni 2026 | 09:18
NEWS

38 Orang di DPRD Jabar Positif Corona, Gedung Dewan Langsung Ditutup

38 Orang di DPRD Jabar Positif Corona, Gedung Dewan Langsung Ditutup
Gedung DPRD Jabar (Jabarprov.go.id)

ASKARA - Sebanyak 38 orang di lingkungan Gedung DPRD Jawa Barat ditemukan positif Covid-19. Akibatnya, dedung dewan itu ditutup mulai Minggu (16/8) hingga 14 hari ke depan. 

Sekretaris DPRD Jabar, Ida Wahida Hidayati mengatakan, mereka yang terkonfirmasi menjalani isolasi. 

Anggota DPRD melakukan isolasi di rumahnya masing-masing, sedangkan ASN dan non-ASN di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jabar di Cimahi.

Ketua DPRD Jabar, Taufik Hidayat membenarkan kabar adanya 38 orang terkonfirmasi positif Covid-19, yang diketahui dari hasil swab test pada 12 Agustus lalu.

Taufik merinci dari 38 orang tersebut, sebanyak tujuh orang anggota dewan terpapar Covid-19. Lainnya sembilan ASN dan sisanya non-ASN. 

Kini, pelacakan dilakukan terhadap keluarga dari mereka yang positif, dan rencananya Selasa pekan depan semuanya akan menjalani swab test.

Selain itu, pihaknya juga menginventarisasi ke mana mereka yang terpapar beraktivitas. 

"Anggota dewan diisolasi di rumah masing-masing. Selain anggota dewan diisolasi di BPSDM," ungkap Taufik di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Sabtu (15/8).

"Insyaallah mungkin semua bisa sembuh semua dalam waktu 14 hari ke depan," imbuhnya.

Ia mengatakan, berbagai sosialisasi, sudah disebarluaskan di berbagai tempat. 
Namun, kedisiplinan dalam menjalankan protokol kesehatan, menurutnya, masih menjadi masalah krusial di masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). 

"Kalau saya diskusi dengan Pak Gubernur (Ridwan Kamil), (kasus positif) itu penyebabnya (kurang) disiplin (menerapkan protokol kesehatan)," terangnya. 

Sementara itu, pascatemuan kasus positif Covid-19 ini, gedung DPRD Jabar ditutup selama 14 hari ke depan sebagai upaya sterilisasi.

Selama ditutup, para pegawai sudah ditugaskan bekerja dari rumah. "Setelah ada hasil (temuan positif Covid-19) kami tutup 14 hari ke depan," ungkapnya. (radarbandungid/jpnn)

Komentar