Jumat, 12 Juni 2026 | 11:50
NEWS

Bupati: Masyarakat Banyuwangi Sudah Sadar Protokol Kesehatan

Bupati: Masyarakat Banyuwangi Sudah Sadar Protokol Kesehatan
Salah satu objek wisata di Banyuwangi. (Detik)

ASKARA - Geliat pariwisata di sejumlah daerah secara perlahan mulai bangkit seiring adaptasi kenormalan baru. Paling penting tetap melanjutkan protokol kesehatan di tempat wisata. 

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif membantu dan mengangkat destinasi wisata di Banyuwangi dalam berbagai program. Misalnya gelaran festival pariwisata dan ekonomi kreatif secara virtual, melakukan fam trip ke destinasi di Banyuwangi menggunakan jasa penyeberangan ASDP Indonesia Ferry, pelibatan komunitas, kegiatan flash sale serta B2C Epic sale yang dilakukan dengan mitra e-commerce. 

Bupati Banyuwangi Azwar Anas mengatakan, bantuan yang diberikan Kemenparekraf untuk pemulihan pariwisata dan ekonomi di Banyuwangi bisa segera pulih kembali. Sehingga dapat membuka lapangan kerja bagi masyarakat.

Mehnurutnya, masyarakat Banyuwangi sebagian besar telah sadar menerapkan protokol kesehatan. Dari penggunaan teknologi serta sertifikasi protokol kesehatan di berbagai bidang usaha.

"Kami telah membuat aplikasi panduan kesehatan serta sertifikasi kebersihan dan kesehatan dari dinas kesehatan meliputi hotel, homestay, kafe, restoran, dan warung makan," Bupati Azwar Anas, Kamis (30/7).

Menteri Parekraf Wishnutama Kusubandio menuturkan, tren baru pariwisata sesudah pandemi Covid-19 akan bermuara pada perjalanan wisata yang lebih berkualitas. 

Untuk itu, setiap daerah harus menerapkan protokol kesehatan, terutama destinasi yang banyak dikunjungi wisatawan.

"Kesehatan masyarakat dan produktivitas perekonomian harus dijalankan dengan seimbang. Mengingat perubahan pola wisatawan membuat setiap destinasi wisata mesti mengedepankan protokol kesehatan," jelas Wishnutama.

Komentar