Empat Langkah PBB Pulihkan Sejumlah Sektor Terdampak Covid-19
ASKARA - Di berbagai belahan dunia dampak kesehatan, ekonomi, dan politik akibat Covid-19 memengaruhi kehidupan secara signifikan. Memberikan dampak terburuk bagi mereka yang paling rentan.
Pandemi mengakibatkan ketidaksetaraan yang parah, kelemahan dalam pemerintahan, dan keharusan untuk mengikuti jalur pembangunan yang berkelanjutan.
Sepanjang krisis, Perserikatan Bangsa Bangsa telah mendukung tanggapan dan upaya pemulihan.
Pandemi juga telah mengungkap berbagai tantangan baru, termasuk bagi sektor perdamaian dan keamanan.
Langkah-langkah pengendalian wabah telah menyelamatkan Asia Tenggara dari tingkat penderitaan dan pergolakan yang terjadi di belahan dunia.
Setiap pemerintahan bertindak cepat untuk memerangi pandemi dan menghindari dampak-dampak terburuknya. Kerja sama regional telah terjalin dengan kuat dalam berbagai sektor.
"Kami mengadakan pasokan medis, mendukung program perlindungan sosial, membantu migran yang kembali, dan mengatasi peningkatan kasus kekerasan terhadap perempuan serta anak-anak," kata Sekjen PBB Antonio Guterres dalam keterangannya, Rabu (29/7).
Adapun, empat bidang yang akan menjadi sangat penting dalam rencana pemulihan suatu kawasan yaitu pertama, mengatasi ketimpangan pendapatan dan layanan kesehatan. Perlindungan sosial dalam langkah-langkah stimulus jangka pendek serta perubahan kebijakan jangka panjang.
Kedua, menjembatani kesenjangan digital untuk memastikan bahwa masyarakat dan komunitas tidak tertinggal dalam dunia yang semakin terhubung.
Ketiga, penghijauan ekonomi untuk menciptakan lapangan kerja di masa depan dan mendekarbonisasi ekonomi yang masih terlalu bergantung pada batubara dan industri lain di masa lampau.
Keempat, menegakkan hak asasi manusia, melindungi ruang sipil, dan memajukan transparansi yang semuanya mendasar bagi tanggapan yang efektif.
Inti dari berbagai upaya ini adalah kebutuhan untuk memajukan kesetaraan gender, mengatasi peningkatan kasus kekerasan berbasis gender.
"Melibatkan perempuan dalam semua aspek pemulihan ekonomi serta rencana-rencana stimulus," kata Antonio Guterres.

Komentar