Kamis, 11 Juni 2026 | 00:35
NEWS

Survei: Elektabilitas Anies Turun, Sandiaga Uno Stabil

Survei: Elektabilitas Anies Turun, Sandiaga Uno Stabil
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Dok. Jpnn)

ASKARA - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan masuk tiga besar tokoh dengan elektabilitas tinggi. 

Namun, tren elektabilitas Prabowo dan Anies mengalami penurunan dari waktu ke waktu. Di sisi lain, elektabilitas Ganjar mulai merangkak naik. 

Hal itu berdasarkan hasil survei nasional Charta Politika Indonesia bertajuk Trend 3 Bulan Kondisi Politik, Ekonomi, dan Hukum Pada Masa Pandemi Covid-19. 

Dari hasil survei yang digelar Juli ini, Prabowo mengantongi elektabilitas sebesar 17,5. Angka itu menjadi yang tertinggi dibandingkan tokoh politik lain. Namun, elektabilitasnya terus menurun dibandingkan survei Charta Politika pada Juni dan Mei lalu. Survei Juni mencatat elektabilitas Prabowo 20,0 persen dan Mei sebesar 22,0 persen. 

"Sebetulnya Pak Prabowo nomor satu tetapi trennya terus turun," kata Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya, Rabu (22/7). 

Penurunan elektabilitas juga dialami Anies Baswedan. Survei terbaru Charta Politika menyatakan elektabilitas Anies 15,9 persen atau tertinggi ketiga dibandingkan tokoh lain. Sementara, elektabilitas Anies berdasarkan survei pada Juni sebesar 16,8 persen dan Mei tercatat 18,3 persen.

"Mas Anies cenderung agak turun. Dari 18,3 persen sekarang ada di angka 15 persen," kata Yunarto. 

Di sisi lain, Ganjar Pranowo mengantongi elektabilitas sebesar 15,9 persen. Angka itu menjadikannya sebagai tokoh pemilik elektabilitas tertinggi kedua di bawah Prabowo. 

Elektabilitas Ganjar perlahan-lahan merangkak naik. Pada survei Charta Politika Juni lalu, elektabilitas Ganjar sebesar 14,8 persen dan Mei dengan 13,3 persen. 

"Kenaikan paling tajam ada di Mas Ganjar dengan kenaikan perlahan 13,3 persen, sekarang ada di angka 15,9 persen. Sehingga selisihnya dengan Pak Prabowo tidak terlalu jauh," jelas Yunarto. 

Survei Charta Politika juga menyebut mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno masuk peringkat empat pemilik elektabilitas tertinggi. Sandiaga mengantongi elektabilitas 11,2 persen. 

Angka itu cenderung stabil karena elektabilitas Sandiaga pada survei Juni sebesar 9,3 persen dan Mei 10,5 persen. Setelah Sandiaga ada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melengkapi posisi lima besar pemilik elektabilitas tertinggi. Kang Emil tercatat memiliki elektabilitas sebesar 10,1 persen. Elektabilitasnya seperti milik Ganjar yang mengalami tren peningkatan.

Elektabilitas Kang Emil mengacu survei Charta Politika pada Juni adalah sebesar 10,0 persen dan Mei tercatat 7,2 persen. 

Yunarto menambahkan, baik Ganjar dan Kang Emil cakap mengeluarkan kebijakan selama pandemi Covid-19. Dari situ, elektabilitas keduanya terkerek naik dibandingkan tokoh-tokoh lain. 

"Saya bisa mengatakan untuk Ganjar dan Kang Emil di situasi pandemi ini adalah panggung besar untuk mereka. Tiga bulan masa penanganan Covid-19 ternyata berkorelasi linier dengan elektabilitas yang terus menanjak," jelas Yunarto. (jpnn)

Komentar