Senin, 08 Juni 2026 | 11:38
NEWS

Etalase Pemikiran Perempuan 2020 Suguhkan Karya dan Gagasan

Etalase Pemikiran Perempuan 2020 Suguhkan Karya dan Gagasan
(Twitter/sihirperempuan)

ASKARA - Sekolah Pemikiran Perempuan (SPP) terus menyelenggarakan ruang bagi pemikiran perempuan. 

Salah satunya dengan menggelar Etalase Pemikiran Perempuan 2020: Sebuah Festival pada 24-26 Juli. 

Etalase ini merupakan perjalanan lanjutan SPP, sebuah ruang edukasi berdasarkan pengalaman perempuan dan pemikiran-pemikirannya. 

Landasan pikiran mengenai etalase untuk memajang pemikiran perempuan berasal dari pernyataan penulis dan akademisi Intan Paramaditha dalam artikel Bongkar: Siasat Feminis dalam Seni dan Budaya di Indonesia.

Dalam karya sastranya, salah satu siasat yang perlu terus dilakukan adalah menyikapi forum diskusi sebagai etalase pemikiran perempuan. 

"Etalase di sini kita lepaskan dari asosiasi feminim, semisal manekin dengan gaun modis. Dan kita reka ulang sebagai tempat memamerkan gagasan kreator dan intelektual perempuan," kata akademisi Intan Paramaditha dalam keterangannya, Senin (20/7).

Dikatakan Intan, ruang etalase baik yang sementara maupun permanen perlu terus diciptakan. 

Sementara pendiri SPP dan ketua penyelenggara Lisabona Rahman menginginkan karya-karya perempuan bisa ditampilkan. 

"Dari landasan pikiran tersebut kita perlu mengadakan (lebih banyak) kesempatan untuk memamerkan karya dan pemikiran perempuan," tuturnya.

Salah satunya melalui forum diskusi yang bisa diarahkan menjadi tempat para perempuan saling berkenalan, berbagi gagasan dan kecakapan, serta saling menopang. Untuk itulah etalase ini ada.

"Selama tiga hari publik peserta dapat mengikuti kegiatan-kegiatan berupa rangkaian diskusi, cerita kisah hidup dan pentas ceramah secara daring," jelas Lisabona. 

Kegiatan-kegiatan ini berangkat dari beberapa tema untuk membuka akses yang terhambat bagi perempuan, sejarah, metode kerja seni budaya, kolaborasi lintas disiplin dan lintas generasi. 

Pada edisi kedua etalase, penyelenggara mengundang para penampil yang punya pengalaman dan sumbangan menarik bagi perkembangan pemikiran perempuan di bidang seni budaya.

Etalase terbuka bagi para pelaku seni budaya, penonton dan pecinta seni, pemerhati persoalan kemasyarakatan termasuk isu-isu perempuan dan khalayak umum. 

Sebelumnya, mereka menggelar Festival Cipta Media Ekspresi 2019 yang terselenggara pertama kali di Yogyakarta pada 26-28 April.

SPP sendiri merupakan ruang mengumpulkan dan mengasah pemikiran perempuan Nusantara dalam bidang seni budaya supaya bisa digunakan masyarakat luas.  

Komentar