Rabu, 17 Juni 2026 | 18:27
NEWS

Malaysia dan Singapura Buka Kembali Perbatasan Mulai 10 Agustus

Malaysia dan Singapura Buka Kembali Perbatasan Mulai 10 Agustus
Suasana di HSBC Rain Vortex di Jewel Changi. (Askara/Aprilia Rahapit)

ASKARA - Malaysia dan Singapura akan membuka kembali akses keluar masuk mulai 10 Agustus mendatang, setelah lima bulan melakukan lockdown.  

Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri Malaysia Datuk Seri Hishammuddin Tun Hussein dan Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan. Di mana, keduanya telah sepakat mengimplementasikan  Jalur Hijau Timbal Balik (RGL) dan Pengaturan Perjalanan Secara Periodik (PCA).

"Kedua skema ini dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan berbagai kelompok wisatawan lintas batas antara kedua negara," kata mereka dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir TheStar, Kamis (16/7) .

RGL tersebut nantinya akan memungkinkan membuka perjalanan lintas batas untuk keperluan bisnis antara kedua negara. Sementara bagi pelancong harus memenuhi syarat pencegahan Covid-19 sesuai kebijakan kedua negara, termasuk menjalani tes swab polymerase chain reaction (PCR).

Para pelancong juga diharapkan dapat menyerahkan rencana perjalanan yang terkontrol kepada otoritas terkait negara penerima serta mematuhi rencana perjalanan selama periode kunjungan.

Kebijakan PCA juga akan memungkinkan warga Singapura dan Malaysia yang memegang izin imigrasi jangka panjang untuk tujuan bisnis dan pekerjaan di negara lain dapat memasuki negara tersebut untuk kembali bekerja.

"Setelah setidaknya tiga bulan berturut-turut (menutup perbatasan) di negara tempat mereka bekerja, mereka dapat kembali ke negara asalnya untuk cuti jangka pendek, dan kemudian masuk kembali ke negara tempat mereka bekerja untuk melanjutkan pekerjaan. Setidaknya selama tiga bulan berturut-turut," tambahnya.

Para pejabat di Malaysia dan Singapura bekerja dengan cepat menuju implementasi yang ditargetkan dari RGL dan PCA yakni pada 10 Agustus. Dengan keputusan ini akan memberikan kesempatan bagi lembaga terkait dari kedua pemerintah untuk melanjutkan menyelesaikan Prosedur Operasi Standar (SOP) dari kedua inisiatif.

Malaysia dan Singapura juga telah sepakat untuk mempublikasikan persyaratan, protokol kesehatan, dan proses aplikasi yang terlibat untuk masuk dan keluar ke Malaysia dan Singapura 10 hari sebelum penerapan RGL dan PCA.

Ditargetkan, keputusan ini juga dilakukan untuk meningkatkan minat warga Malaysia dan Singapura dan untuk memperlancar arus lintas batas, termasuk memulihkan interaksi lintas perbatasan orang ke orang serta mengembangkan kembali sektor ekonomi.

Komentar