Pemerintah Kejar Penurunan Kematian Akibat Covid-19
ASKARA - Pemerintah menargetkan dalam penanganan Covid-19 saat ini menekan angka meninggal dunia atau fatalitas.
Dengan melihat angka kematian akibat Covid-19 relatif masih meningkat seiring kasus positif baru di sejumlah daerah.
Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan, pemerintah terus berupaya menekan jumlah kasus Covid-19 dan mengurangi angka korban meninggal.
"Fatality rate ini yang paling penting. Kalau bisa sedikit yang terkena tapi kalaupun yang terkena banyak namun yang meninggal sedikit itu masih bagus. Kita akan mengejar bagaimana supaya angka kematian ini betul-betul nol," jelasnya saat berkunjung ke Provinsi Aceh, Jumat (3/7).
Maka tidak ada pilihan selain memastikan setiap daerah memiliki fasilitas pelayanan kesehatan memadai. Pemerintah pusat sudah langsung memberikan bantuan berupa alat tes PCR beserta perlengkapan kesehatan seperti alat pelindung diri (APD).
Kasus meninggal akibat Covid-19 disertai penyakit bawaan yang dipicu keberadaan virus tersebut. Beberapa daerah melaporkan jenis penyakit bawaan yang perlu diwaspadai antara lain diabetes, jantung, dan darah tinggi.
Muhadjir mengingatkan, Covid-19 tidak hanya berisiko pada mereka yang rentan tapi akan mudah menyerang seseorang dengan tingkat imunitas rendah. Oleh karenanya, menjaga daya tahan tubuh sangat penting di samping disiplin menjalankan protokol kesehatan.
Wilayah Aceh juga harus diwaspadai karena jendela atau pintu keluar negara paling barat ini memiliki Pelabuhan Terbuka Sabang.
"Saya harap Aceh harus tetap hijau dan tolong segera dipercepat melakukan contact tracing-nya. Jangan sampai kita kalah cepat dengan penyebaran virusnya," kata Muhadjir.
Dia juga meminta agar dilakukan tes berkala di pasar tradisional. Guna mencegah agar pasar tradisional tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.
"Saya minta pak gubernur, bupati, dan wali kota supaya memastikan mereka-mereka ini jangan sampai usahanya mati," jelas Muhadjir.
Apalagi pasar tradisional merupakan fondasi pertumbuhan ekonomi dengan ada 65 juta pelaku UMKM.
"Saya yakin kalau kondisi ini bisa terus kita jaga maka kita bukan mengatasi Covid-19 tapi mengembalikan ekonomi kita menjadi lebih baik," tandas Muhadjir.

Komentar