Senin, 08 Juni 2026 | 05:26
NEWS

PD Pasar Jaya Perketat Penerapan Protokol Kesehatan

PD Pasar Jaya Perketat Penerapan Protokol Kesehatan
Direktur Keuangan dan Administrasi PD Pasar Jaya Ratih Mayasari. (Dok. BNPB)

ASKARA - Perekonomian masyarakat diharapkan kembali meningkat setelah kembali dibukanya aktivitas pasar.

Pembukaan pasar tentunya harus dengan menerapkan protokol kesehatan.

Direktur Keuangan dan Administrasi PD Pasar Jaya Ratih Mayasari menjelaskan, pasar tradisional di DKI Jakarta dibuka sejak berlakunya PSBB Transisi. PD Pasar Jaya selaku pengelola telah bergerak cepat menerapkan protokol kesehatan.

"PD Pasar Jaya langsung kerja sama dengan Dinas Kesehatan Pemprov DKI melakukan swab test kepada 7022 pedagang dan petugas parkir di pasar. Hasilnya satu-dua persen positif Covid-19," kata Ratih Mayasari di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (2/7).

Kemudian, setelah swab test, protokol kesehatan lainnya juga diterapkan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

"Protokol kesehatan juga dilakukan. Pertama, pedagang dan pembeli wajib menggunakan masker, membagikan face shield gratis ke pedagang," tutur Ratih Mayasari. 

PD Pasar Jaya juga mengimbau pembeli yang berusia lanjut tidak mendatangi pasar, melakukan pengecekan suhu tubuh dan menyediakan tempat cuci tangan di pintu masuk. Menerapkan alur keluar masuk bagi pembeli serta sosialisasi menggunakan papan-papan pengumuman.

Menurut Ratih Mayasari, gubernur DKI Jakarta telah mengerahkan petugas untuk disebar ke seluruh pasar. 

"Gubernur mengerahkan 5500 personil untuk disebar ke 148 pasar untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan dengan sistem dua shift," katanya.

Upaya lain untuk mencegah penularan Covid-19 dengan penyemprotan disinfektan secara rutin di pasar.

"PD Pasar Jaya telah melakukan penyemprotan pasar secara rutin. Dan jika ada yang terindikasi positif akan ada penutupan sementara untuk dilakukan pembersihan selama tiga hari," jelas Ratih Mayasari.

Komentar