Senin, 13 Juli 2020 | 04:27
NEWS

Marinir Gelar Latihan Operasi Pendaratan Amfibi di Pantai Banongan

Marinir Gelar Latihan Operasi Pendaratan Amfibi di Pantai Banongan
(Dispen Kormar)

ASKARA - Ratusan prajurit Korps Marinir TNI AL menyerbu Pantai Banongan dalam Latihan Operasi Pendaratan Amfibi di Situbondo, Jawa Timur.

Latihan yang digelar selama 23 Juni hingga 1 Juli diikuti 480 personel Pasmar 2 serta melibatkan beberapa material tempur seperti Howitzer 105 mm, BVP-2, KAPA, BTR-50, BMP-3F dan perahu karet beserta motor tempel dalam rangka Latihan Satuan Lanjutan (LSL) II Aspek laut Pasmar 2 tahun 2020.

Tujuan latihan untuk meningkatkan kemampuan, keterampilan, kesiapan dan profesionalisme serta mentalitas prajurit sebagai pasukan pendarat amfibi dalam rangka mendukung tugas pokok. Korps Marinir TNI AL melaksanakan pembinaan latihan dalam rangka penyiapan kekuatan dan kemampuan Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT) untuk digunakan oleh panglima TNI selaku pembina dan pengguna operasional atas perintah presiden.

Operasi pendaratan amfibi diawali oleh prajurit Batalyon Intai Amfibi dengan melaksanakan terjun tempur, rubber duck operation (RDO) dan pendaratan khusus (ratsus) di Pantai Gatel, Situbondo.

Seluruh personel dan material tempur Korps Marinir dari Pasmar-2 dalam melaksanakan LSL II Aspek Laut Pasmar-2 diangkut menggunakan KRI Teluk Ende-517, KRI Sangkurilang-542 TSR, dua unit Helly Bell, dan pesawat cassa TNI AL.

Setelah semua personel dan material mendarat, Howitzer 105 mm melaksanakan penembakan dan dilanjutkan dengan penyerbuan sasaran oleh prajurit infanteri Korps Marinir beserta senjata bantuan infanteri seperti Mortir 60mm, Mortir 81mm, RPG-7 dan juga GPMJ untuk merebut sasaran serta dilaksanakan penyerbuan dengan lintas helly.

Komentar