Kamis, 18 Juni 2026 | 01:12
NEWS

Singgung Penanganan Covid-19 di Jatim, Jokowi: Nggak Bisa Surabaya Sendiri

Singgung Penanganan Covid-19 di Jatim, Jokowi: Nggak Bisa Surabaya Sendiri
Presiden Jokowi (Instagram-Jokowi)

ASKARA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyoroti tingginya angka positif Covid-19 di Jawa Timur dan meminta pemerintah provinsi maupun masyarakat agar saling mendukung melawan Covid-19. 

"Tentang Covid-19 di Jawa Timur itu 183 (kasus), ini kemarin (24/6) ya, ini terbanyak di Indonesia, hati-hati ini terbanyak di Indonesia," ujar Jokowi di Gedung Negara Grahadi, di Jalan Gubernur Suryo Surabaya, Kamis (25/6).

Meskipun begitu, Jokowi juga mengapresiasi tingkat kesembuhan di Jawa Timur yang dinilainya cukup baik.

"Tetapi juga yang menumbuhkan optimisme kita angka kesembuhannya juga berada di posisi yang lumayan, yaitu 31 persen," katanya.

Kemudian Jokowi pun meminta Provinsi Jawa Timur mengendalikan penyebaran Covid-19 selama dua pekan ke depan dengan baik yang bercermin pada penurunan jumlah kasus. Seluruh pihak, diminta bersinergi mewujudkan pengendalian tersebut. 

"Oleh sebab itu saya minta dalam waktu dua minggu ini pengendaliannya betul-betul kita lakukan bersama-sama terintegrasi dari semua unit organisasi yang kita miliki di sini, baik itu di gugus tugas, baik itu di provinsi, baik itu di kota dan kabupaten seterusnya sampai ke rumah sakit kampung desa, semuanya ikut bersama-sama melakukan manajemen krisis sehingga betul-betul kita bisa mengatasi dan menurunkan angka positif tadi," tutur Jokowi. 

Jokowi juga menyinggung soal kerja sama, di mana Jawa Timur harus serius dalam melakukan sinergi dalam mengatasi Covid-19 khususnya di Kota Surabaya. 

"Saya lihat yang paling tinggi adalah di Surabaya Raya, ini adalah wilayah aglomerasi yang harus dijaga, dikendalikan terlebih dahulu, nggak bisa Surabaya sendiri, nggak bisa," ucapnya.

Pada prinsipnya, tambah Jokowi, seluruhnya harus satu manajemen, tak hanya Surabaya saja, tetapi juga kota dan kabupaten lain. 

"Karena arus mobilitas itu yang keluar masuk bukan dari Surabaya, tapi dari daerah juga ikut berpengaruh, terhadap naik dan turunnya angka Covid-19 ini. Saya titip agar koordinasi antar manajemen tadi betul-betul dilakukan," singgungnya.

Jokowi juga telah meminta Pangkogabwilhan II untuk membantu secara penuh untuk menyinergikan serta menangani langsung rumah sakit darurat dengan rumah sakit rujukan.

Komentar