Selasa, 09 Juni 2026 | 14:22
NEWS

Menristek Bangga Pembuatan Ventilator dalam Waktu Singkat

Menristek Bangga Pembuatan Ventilator dalam Waktu Singkat
Menteri Ristek Bambang Brodjonegoro. (Dok. BNPB)

ASKARA - Menteri Riset dan Teknologi sekaligus Ketua Badan Riset dan Inovasi Nasional Bambang Brodjonegoro mengapresiasi keberhasilan Universitas Indonesia memproduksi lima unit ventilator dalam waktu tiga bulan.

Lima ventilator sudah mendapatkan izin edar dari Kementerian Kesehatan serta siap dipakai oleh rumah sakit dan fasilitas kesehatan. Sementara lima lainnya masih dalam tahap uji klinis. 

"Tentunya apa yang dilakukan UI sangat membanggakan kami. Salah satu insan dari dunia perguruan tinggi dan pendidikan dalam waktu relatif singkat berhasil membuat sesuatu yang tadinya tidak pernah dibayangkan sebelumnya," jelas Bambang di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (26/6).

Meski dalam unit ventilator terdapat komponen impor namun sebanyak 70 persen komponen pembuatannya berasal dari Indonesia. 

Bambang memuji kolaborasi UI dengan ikatan alumni, filantropis dan pemerintah untuk anggaran pembuatan dan distribusi ventilator.

"Lokal kontennya 70 persen. Dan satu lagi ventilator ini melibatkan berbagai pihak," katanya. 

Pembuatan ventilator melibatkan dua fakultas multi disiplin yaitu Fakultas Kedokteran dan Fakultas Teknik dan didanai oleh berbagai pihak termasuk Kemristek.

Rektor UI Ari Kuncoro menyerahkan bantuan ventilator kepada Gugus Tugas Nasional untuk membantu upaya penanganan wabah Covid-19.

"Baru saja tadi kami menyerahkan secara simbolis mobile ventilator kepada Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo untuk disumbangkan kepada rumah sakit-rumah sakit yang ada di Indonesia," ujarnya. 

Rencananya, mobile ventilator yang diberi nama Covent-20 akan memproduksi sampai 300 unit. Nantinya akan diberikan kepada rumah sakit yang membutuhkan dengan basis donasi.

Komentar