Gempa Dahsyat Bermagnitudo 7,4 Guncang Meksiko, Berpusat di Kota Oaxaca
ASKARA - Meksiko dilanda gempa bumi dahsyat berkekuatan 7,4 magnitudo pada Selasa (23/6). Gempa tersebut mengguncang pantai Pasifik Selatan.
Melansir Reuters, setidaknya enam orang meninggal dunia dan beberapa orang lainnya mengalami luka serius di desa-desa terpencil. Kerusakan berat juga terjadi pada bangunan-bangunan yang berada di ratusan mil jauhnya di Mexico City.
Mereka yang menjadi korban hingga meninggal dunia diketahui berada di dekat pusat gempa yang berada di Oaxaca, yakni sebuah kota Meksiko yang terkenal dengan kopi, arsitektur mescal dan kolonial Spanyol.
Menurut sumber Reuter, mereka yang berada di kota wisata pantai Pasifik negara bagian La Crucecita, Oaxaca melihat penduduk setempat cemas berdiri di luar rumah setelah gempa terjadi, mereka khawatir jika gempa kembali terjadi.
Rumah-rumah menjadi retak dengan ukuran yang lebar di dinding, para penduduk pun berusaha membersihkan puing-puing dari jalanan. Kata seorang pejabat setempat, diperkirakan sekitar 200 rumah di daerah tersebut rusak, termasuk 30 yang terkena dampak buruk.
"Kami kehilangan segalanya dalam sekejap, karena alam," kata Vicente Romero, seorang pemilik toko alat tulis yang rumahnya mengalami kerusakan struktural.
Longsoran telah memblokir jalan-jalan gunung yang menghubungkan antara ibu kota negara bagian Oaxaca dan pantai. Bahkan, kata pejabat setempat, petugas penyelamat melaporkan tiga orang terluka parah di desa bukit terpencil Santa Catarina Xanaguia.
Selain itu petugas penyelamat berjuang berjam-jam untuk mencapai permukiman, dekat pusat gempa, di mana gempa itu menghancurkan rumah-rumah di bagian lereng gunung untuk mengevakuasi.
Sebuah klinik dan gereja-gereja tua di dekat pusat gempa juga terpantau rusak parah.
Diketahui korban tewas akibat gempa ini merupakan seorang pekerja dari perusahaan minyak negara Pemex di Oaxaca, korban tersebut jatuh dari ketinggian di kilang minyak terbesar di negara itu. Kemudian kilang tersebut ditutup sementara setelah kebakaran.
Seorang warga, Miguel Candelaria (30), yang sedang bekerja di hadapan komputernya di rumahnya di kota Juchitan, Oaxaca, menyaksikan tanah bergetar. Dia berlari keluar bersama kerabat, tetapi mereka berhenti di tengah jalan ketika trotoar melengkung dan bergoyang.

Komentar