Rabu, 10 Juni 2026 | 03:57
NEWS

KPK: Bintang Emon Semangati Kami Lebih Giat Berantas Korupsi

KPK: Bintang Emon Semangati Kami Lebih Giat Berantas Korupsi
Komika Bintang Emon. (Instagram)

ASKARA - Wadah Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi memberi apresiasi kepada komika Bintang Emon yang mengkritik rendahnya tuntutan jaksa terhadap dua terdakwa penyerangan Novel Baswedan. 

Ketua Wadah Pegawai KPK Yudi Purnomo Harahap mengatakan, kritik Bintang Emon atas tuntutan pelaku penyerangan air keras terhadap penyidik senior Novel Baswedan merupakan dukungan dan penyemangat. 

"Kami pegawai KPK bahwa masih ada orang baik dan pemuda yang berani menyuarakan kebenaran serta peduli nasib bangsanya," ujarnya kepada media, Selasa (16/6).

Dikatakan Yudi Purnomo, hal yang dilakukan komika jebolan Stand Up Comedy Indonesia Academy (SUCA) itu semakin menyemangati perjuangan para pegiat anti korupsi dan KPK untuk memberantas praktik korupsi.

"Bintang Emon menyemangati kami lebih giat berjuang memberantas korupsi. Karena ternyata banyak orang mendukung cita-cita menjadikan Indonesia bebas dari korupsi," tuturnya. 

Yudi Purnomo menambahkan, Bintang Emon mewakili suara idealisme kaum muda. Yang kelak akan menjadi pemimpin bangsa ini dan mempunyai harapan Indonesia bebas dari korupsi.

"Kami memahami tentu ada risiko dari menyuarakan kebenaran, namun Mas Bintang Emon tentu saja tidak takut," katanya. 

Terlebih, dukungan masyarakat juga mengalir kepada Bintang Emon karena mewakili suara mereka.

KPK berharap keberanian komika asal Jakarta itu menjadi inspirasi bagi semua pihak bahwa kerja-kerja pemberantasan korupsi masih panjang dan koruptor harus segera ditangkapi. 

"Mereka merusak ekonomi kita, lingkungan alam kita, mengambil uang negara. Dan yang terpenting mereka memperkaya diri mereka dan membuat rakyat semakin miskin," jelas Yudi Purnomo. 

Sindiran Bintang Emon bermula dari cuitannya yang menyatakan heran dengan tuntutan satu tahun penjara dalam persidangan kasus Novel Baswedan. Tuntutan itu sangat rendah ketimbang alotnya upaya pemecahan kasus sejak 2017.

"Bikin buta, pake air keras, buron dua tahun, penjaranya satu tahun. Lucu bener," kata Bintang Emon lewat akun Twitter @haduhaduh, Jumat (12/6).

Kemudian dia mengunggah video dalam akun Instagram @bintangemon berisi kritikan dengan gaya khasnya berkomedi. Bintang Emon mempertanyakan pernyataan jaksa penuntut bahwa penyerang air keras itu adalah ketidaksengajaan. 

"Katanya enggak sengaja tapi kok bisa kena muka. Hah? Kan kita tinggal di bumi, gravitasi pasti ke bawah, nyiram badan enggak mungkin meleset ke muka," ujarnya.  

 

Komentar