Selasa, 09 Juni 2026 | 12:57
NEWS

Anies Tambah Tiga Jam Jeda Shift Kerja ASN dan Swasta

Anies Tambah Tiga Jam Jeda Shift Kerja ASN dan Swasta
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Wali Kota Bogor Bima Arya di Stasiun Bogor (Dok Pemprov DKI)

ASKARA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menambah 40 unit bus penyangga ibukota untuk mengurangi tumpukan penumpang dari wilayah Bogor, khususnya di Stasiun Bogor. 

"Kami di Jakarta ikut memfasilitasi ada 50 bis sekolah yang dikirimkan ke beberapa lokasi stasiun, termasuk salah satunya ke Bogor. Semula semua akan ke Bogor kemudian diatur kembali untuk bisa membawa dari beberapa stasiun," ujar Anies di Stasiun Bogor, Senin (15/6). 

Anies mengatakan, selain penyediaan bus penyangga ibukota, yang menjadi perhatian lainnya adalah perihal jam kerja para Aparat Sipil Negara (ASN) maupun swasta yang telah diatur melalui pembagian jadwal keberangkatan. Anies menetapkan selisih jeda tiga jam kerja yang sebelumnya hanya dua jam.

"Kemudian yang kedua adalah terkait dengan jam kerja. Jam kerja baik ASN maupun swasta sudah dibuatkan jeda, dalam aturannya minimal dua jam. Nah, sekarang kita sepakati diubah menjadi tiga jam. Selisih antara shift satu dan shift dua itu sekurang-kurangnya tiga jam," katanya.

Jeda tiga jam diputuskannya selain untuk mengurangi kepadatan jumlah penumpang, juga untuk keselamatan pekerja agar terhindar dari Covid-19. 

"Tujuannya untuk mengurangi kepadatan. Ini semua dikerjakan bukan semata-mata untuk memenuhi peraturan. Tapi untuk keselamatan pekerja. Untuk keselamatan seluruh masyarakat. Jadi apapun pengaturan yang dilakukan, harap dijalani dengan baik, harap dijalankan dengan tertib. Dan itu untuk melindungi kita semua," tutur Anies.

Anies mengapresiasi PT KAI yang telah mengatur lonjakan penumpang dengan baik, termasuk juga kepada Pemerintah Kota Bogor yang terlibat memastikan warganya dapat bekerja dengan baik.

"Nanti di Jakarta ketika mereka sampai, saya mengimbau kepada semua untuk menaati semua protokol. Masker jangan dilepas, jaga jarak, cuci tangan rutin, dan selalu 50 persen kapasitas," tandasnya.

Komentar