Rabu, 10 Juni 2026 | 15:32
NEWS

Nambah 129, Pasien Positif di Jakarta Jadi 8552 Orang

Nambah 129, Pasien Positif di Jakarta Jadi 8552 Orang
Ilustrasi. (Dok. AFP)

ASKARA - Di tengah pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar Transisi Fase I, penambahan kasus positif Covid-19 di Ibu Kota DKI Jakarta terus terjadi. 

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan DKI Fify Mulyani menjelaskan, per hari ini (Kamis, 11/6) terdapat penambahan jumlah kasus positif sebanyak 129 sehingga total sebanyak 8552. 

Dari jumlah itu, terdapat 3664 yang dinyatakan sembuh dan 555 orang meninggal dunia. 

"Sampai dengan hari ini kami laporkan 1446 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit dan 2887 orang melakukan self isolation di rumah," jelasnya dalam konferensi virtual. 

Sementara, status orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 18.993 dan pasien dalam pengawasan (PDP) 13.011 orang.

Fify menuturkan, pemeriksaan terus berlanjut dan telah ditingkatkan kapasitasnya dengan metode RT-PCR yakni membangun Laboratorium Satelit Covid-19 di RSUD Pasar Minggu dan RSUD Duren Sawit serta jejaring dengan 41 laboratorium pemeriksa Covid-19.

Dinkes juga akan menambahkan kapasitas laboratorium satelit swab Covid-19 dengan kontainer yang merupakan hasil kolaborasi dengan Jakarta Propertindo Group. 

Pemeriksaan PCR di seluruh wilayah DKI secara akumulatif sampai 10 Juni adalah sebanyak 189.552 sampel. 

Dari 4065 orang yang menjalani tes PCR, sebanyak 3372 di antaranya dinyatakan dengan hasil 129 positif dan 3243 negatif. 

Adapun sebanyak 173.558 orang telah menjalani rapid test dengan persentase positif Covid-19 sebesar 4 persen dengan rincian 6432 orang dinyatakan reaktif Covid-19 dan 167.126 dinyatakan non reaktif. 

Untuk yang dinyatakan reaktif ditindaklanjuti dengan melakukan pemeriksaan swab secara PCR. Apabila hasil PCR positif dirujuk ke Wisma Atlet atau dilakukan isolasi mandiri di rumah.

"Bagi masyarakat kami imbau untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan yaitu menggunakan masker, selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer. Dan menjaga jarak antar orang minimal 1,5-2 meter," imbau Fify.

Pemprov DKI juga masih membuka kesempatan masyarakat untuk berbagi dengan sesama yang membutuhkan bantuan dalam program Kolaborasi Sosial Berskala Besar atau KSBB. 

Masyarakat dapat memberikan bantuan berupa bahan pangan pokok, makanan siap saji hingga uang tunai. Informasi lengkap seputar KSBB dapat diperoleh melalui situs corona.jakarta.go.id/ksbb.

Komentar